Intani Bangun Korporasi Petani 1.000 Ha di Ujung Genteng
INDEX

BISNIS-27 448.452 (2.34)   |   COMPOSITE 5112.19 (31.86)   |   DBX 973.986 (8.67)   |   I-GRADE 139.714 (1.48)   |   IDX30 428.304 (2.58)   |   IDX80 113.764 (0.56)   |   IDXBUMN20 291.927 (3.17)   |   IDXG30 119.182 (0.2)   |   IDXHIDIV20 379.228 (3.03)   |   IDXQ30 124.656 (0.92)   |   IDXSMC-COM 220.2 (1.7)   |   IDXSMC-LIQ 259.388 (-0.32)   |   IDXV30 107.478 (0.14)   |   INFOBANK15 831.648 (11.11)   |   Investor33 374.125 (2.2)   |   ISSI 151.171 (0.09)   |   JII 550.867 (-0.37)   |   JII70 188.056 (-0.11)   |   KOMPAS100 1022.34 (4.05)   |   LQ45 789.815 (4.4)   |   MBX 1412.7 (8.24)   |   MNC36 280.331 (1.41)   |   PEFINDO25 282.464 (2.47)   |   SMInfra18 241.575 (1.13)   |   SRI-KEHATI 316.512 (2.46)   |  

Intani Bangun Korporasi Petani 1.000 Ha di Ujung Genteng

Minggu, 18 Oktober 2020 | 07:30 WIB
Oleh : Kunradus Aliandu / KUN

Jakarta, Beritasatu.com - Perkumpulan Insan Tani dan Nelayan Indonesia (Intani) membangun korporasi petani seluas 1.000 hektare (ha) di Ujung Genteng, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.“Ini salah satu upaya kami meningkatkan kesejahteraan petani dan membangun kedaulatan pangan berbasis masyarakat,”ungkap Guntur Subagja Mahardika, Ketua Umum Intani.

Intani adalah organisasi masyarakat yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan petani dan kemandirian pertanian Indonesia. Anggotanya terdiri dari petani, pengusaha, akademisi, dan masyarakat yang peduli terhadap petani dan pertanian Indonesia.

Guntur mengatakan, korporasi petani budidaya padi ini mengkolaborasikan para pemangku kepentingan (stakeholders) sektor pertanian secara terintegrasi mulai dari on-farm (budidaya) hingga off-farm (pasca panen). Intani menggandeng Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dan para pelaku industri pertanian mulai dari sarana produksi pertanian, permodalan, pendampingan, produksi pasca panen, teknologi, hingga off-taker (pembeli hasil produksi)

Penanaman perdana korporasi petani dilakukan pada Sabtu (17/10/2020) oleh Ketua Umum Intani Guntur Subagja Mahardika, Kepala Pusat Penganekaragaman Pangan Kementerian Pertanian Yasid Taufik, Direktur Diniyah dan Pesantren Kementerian Agama Waryono, Direktur Tanifund Edison Tobing, Direktur Utama PT Mitra Bumdes Nusantara (MBN) Agus Erhan, Direktur Utama PT Pupuk Indonesia Pangan (PIP) Budiono, GM PT Pupuk Kujang M Yudi dan KH Samsuri, pengasuh Pesantren Pemberdayaan Al-Muhtadin.

Kepala Pusat Penganekaragaman Pangan Kementerian Pertanian Yasid Taufik meyakini, korporasi petani akan menjadikan produksi menjadi lebih efisien serta berkualitas dan kuantitas yang lebih baik. Disampaing itu skala ekonomi memadai. “Dengan skala ekonomi petani akan sejahtera,”paparnya.

Sementara itu, Direktur Diniyah dan Pesantren Kementerian Agama Waryono mengapresiasi korporasi petani Intani yang melibatkan pesantren sebagai hub dan penggerak masyarakat. “Pesantren adalah penggerak pendidikan, sosial, dan ekonomi yang dapat menggerakan masyarakat,”ungkapnya.

Direktur Tanifund Edison Tobing menyampaikan bahwa Tanifund dan Tanihub Group akan membantu permasalahan-permasalahan petani, baik dari permodalan, teknologi, maupun pasar. Untuk melakukan monitoring dan evaluasi korporasi petani, Intani menggandeng perguruan tinggi melalui Center for Strategic Policy Studies (CSPS) Sekolah Kajian Stratejik dan Global (SKSG) Universitas Indonesia. “CSPS melakukan pemetaan, kajian, monitoring dan evaluasi hingga analisis SROI (social return on investment,”pungkas Ketum Intani, Guntur Subagja.

Untuk menembus pasar global, Presiden Arab Saudi-Indonesia Business Council, Hasan Gaido, akan membantu membuka jalur ekspor produk-produk pertanian Indonesia ke Timur Tengah dan sekitarnya.



Sumber:PR


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Asuransi, Teruslah Berinovasi, Bertransformasi, dan Jaga Reputasi

Ketika masyarakat Indonesia didera pandemi Covid-19, asuransi mesti tampil memberikan solusi.

EKONOMI | 18 Oktober 2020

Gandeng Pemkab Bogor, AEON Mall Indonesia Genjot Pelayanan Publik dan Bantu UMKM

Selain mall pelayanan publik AEON Mall Sentul City juga menyediakan ruang komunikasi bagi Pemkab Bogor untuk melakukan edukasi dan sosialisasi kebijakan.

EKONOMI | 17 Oktober 2020

Terjual 85 Persen, Marchand Hype Station Mulai Beroperasi

Marchand Hype Station merupakan kawasan komersial yang ditujukan bagi kalangan milenial.

EKONOMI | 17 Oktober 2020

Bank Dunia: UU Cipta Kerja Dukung Pemulihan Ekonomi

Bank Dunia menilai, UU Cipta Kerja dapat membantu menarik investor, menciptakan lapangan kerja, dan membantu Indonesia memerangi kemiskinan.

EKONOMI | 17 Oktober 2020

UU Cipta Kerja Pangkas Birokrasi dan Tingkatkan Daya Saing

Bahwa UU Cipta Kerja tak sempurna, ada kekurangan, bisa diperbaiki di aturan turunan.

EKONOMI | 17 Oktober 2020

Pelindo 1 dan BP Batam Kerja Sama Pemanduan dan Penundaan Kapal

Kerja sama Pelindo 1 dan BP Batam juga bertujuan meningkatkan implementasi layanan berbasis digital.

EKONOMI | 17 Oktober 2020

Moeldoko Sebut UU Cipta Kerja Wajah Baru Indonesia

Menurut Moeldoko, UU Cipta Kerja merupakan sarana untuk mengangkat martabat bangsa dalam kompetisi global.

EKONOMI | 17 Oktober 2020

UU Cipta Kerja Terobosan Atasi Kebuntuan Ekonomi

UU Cipta Kerja ini mendorong UMKM menjadi garda terdepan ekonomi.

EKONOMI | 17 Oktober 2020

CORE Indonesia: Perlu Ada Pembuktian Efektifitas UU Cipta Kerja

Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Yusuf Rendy Manilet, menyampaikan perlu ada pembuktian terlebih dahulu terkait efektifitas UU Cipta Kerja

EKONOMI | 17 Oktober 2020

G-20 Dorong Bank Dunia Salurkan Bantuan Signifikan kepada Negara Miskin

G-20 mendorong Bank Dunia dan bank pembangunan multilateral lainnya untuk menyalurkan bantuan pembiayaan yang signifikan kepada negara-negara miskin.

EKONOMI | 17 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS