Kemdikbud Targetkan 27,3 Juta Penerima Bantuan Kuota Internet hingga September
INDEX

BISNIS-27 509.396 (-2.72)   |   COMPOSITE 5822.94 (-12.46)   |   DBX 1088.19 (9.8)   |   I-GRADE 169.852 (-1.35)   |   IDX30 498.88 (-2.76)   |   IDX80 132.065 (-0.41)   |   IDXBUMN20 376.263 (-3.13)   |   IDXG30 135.508 (-0.99)   |   IDXHIDIV20 449.517 (-1.84)   |   IDXQ30 145.713 (-1.14)   |   IDXSMC-COM 252.052 (0.88)   |   IDXSMC-LIQ 309.347 (0.24)   |   IDXV30 130.911 (1.46)   |   INFOBANK15 993.498 (-9.24)   |   Investor33 428.541 (-2.51)   |   ISSI 170.173 (-0.26)   |   JII 616.286 (-0.48)   |   JII70 212.951 (-0.33)   |   KOMPAS100 1185.6 (-4.97)   |   LQ45 921.176 (-4.93)   |   MBX 1613.76 (-6.11)   |   MNC36 320.851 (-1.83)   |   PEFINDO25 318.369 (-4.14)   |   SMInfra18 296.861 (-1.08)   |   SRI-KEHATI 366.856 (-2.5)   |  

Kemdikbud Targetkan 27,3 Juta Penerima Bantuan Kuota Internet hingga September

Kamis, 1 Oktober 2020 | 08:05 WIB
Oleh : Kunradus Aliandu / KUN

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) menargetkan penyaluran bantuan kuota data internet pendidikan pada September 2020 mencapai 27,3 juta orang. Hal ini sebagai upaya mempercepat proses belajar mengajar secara daring, sehingga bisa terlaksana meskipun di tengah pandemi Covid-19."Target penerima bantuan kuota data internet oleh Kemendikbud mencapai 27,3 juta yang akan disalurkan di bulan September," ujar Plt. Kapusdatin Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Muhammad Hasan Chabibie dalam diskusi Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) bertajuk "Subsidi Pulsa: Belajar Aman dan Tetap Terkoneksi dari Rumah" yang diselenggarakan melalui online, baru-baru ini.

Menurut dia, bantuan ini diberikan kepada peserta didik, sehingga generasi penerus bangsa tidak kehilangan hak dalam memperoleh pendidikan di tengah pandemi Covid-19. Tujuannya, tetap membuat para peserta didik dapat melakukan kegiatan belajar meski secara jarak jauh. "Jangan sampai kita kehilangan generasi, makanya kita mengikhtiarkan segala cara untuk membuat gerasi penerus bangsa untuk tetap bisa belajar," kata dia.

Secara mendetail, bantuan tersebut akan diberikan kepada mayoritas peserta didik Sekolah Dasar (SD) dengan target sebanyak 11.377.504 penerima bantuan. Terbanyak kedua, diberikan kepada peserta didik dari Sekolah Menengah Pertama (SMP) dengan target penerima sebanyak 5.323.548 penerima bantuan. Ketiga, diberikan kepada peserta didik untuk murid Sekolah Menengah Atas (SMA) yang mencapai 3.124.361 orang. Keempat, diberikan kepada peserta didik untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang mencapai 3.028.027 orang. Kelima, diberikan kepada mahasisswa akademi dengan target penerima mencapai 2.005.781 orang. Keenam diberikan kepada profesi guru sebanyak 1.358.959 orang. Ketujuh, diberikan kepada anak dari tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang ditargetkan mencapai 846.360 peserta didik. Kedelapan, diberikan kepada 125.099 dosen.

Kesembilan, diberikan kepada sebanyak 60.281 mahasiswa vokasi di Indonesia. Selanjutnya, diberikan kepada murid dari tingkatan pendidikan Sekolah Luar Biasa (SLB) yang ditargetkan mencapai 29.050 orang. Terakhir, bantuan diberikan kepada peserta didik dari tingkatan pendidikan kesetaraan yang jumlahnya mencapai 26.525 orang."Seluruh tingkatan pendidikan mendapatkan bantuan kuota data internet, bahkan pengajarnya juga mendapatkan bantuan kuota,"ujarnya.

Jumlah yang diterima pun beragam, tercatat bantuan kuota data internet bagi peserta didik jenjang PAUD menerima bantuan kuota sebesar 20 gigabyte (GB). Bagi jenjang pendidikan dasar dan menengah menerima bantuan sebesar 35 GB. Selanjutnya, pendidik jenjang PAUD, pendidikan dasar dan menengah mendapatkan jumlah kuota internet sebesar 42 GB.

Dari jumlah puluhan GB yang diberikan oleh pemerintah untuk bantuan kuota internet sebagian besar diperuntukkan bagi kuota belajar. Artinya, data yang diberikan dipergunakan sesuai dengan aplikasi pembelajaran dan layanan video conference yang digunakan sebagai medium belajar daring. "Terakhir, bagi dosen dan mahasiswa akan mendapatkan bantuan kuota sebesar 50 GB," imbuhnya.

Terkait dengan penyaluran bantuan pada bulan ini, telah dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama, telah dilakukan pada periode 22-24 September. Dan tahap dua, 28-30 September. "Kuota berlaku selama 30 hari terhitung sejak diterima oleh nomor ponsel pendidik dan peserta didik," katanya.



Sumber:PR


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Jokowi Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila

Pada setiap tanggal 1 Oktober, bangsa Indonesia memperingati sebagai hari Kesaktian Pancasila, menyusul ditumbangkannya Gerakan 30 September (G30S) PKI.

NASIONAL | 1 Oktober 2020

Presiden Kunjungi Lubang Buaya

Dari Lubang Buaya, Presiden menuju rumah yang menjadi lokasi penyiksaan dan pembuangan para jenazah pahlawan revolusi.

NASIONAL | 1 Oktober 2020

Lebih dari 2.000 Bencana Terjadi Hingga Akhir September 2020

Bencana hidrometeorologi, seperti banjir, angin puting beliung dan tanah longsor, masih dominan terjadi di wilayah nusantara.

NASIONAL | 30 September 2020

Sebagian Guru di 13 Provinsi Belum Terima Subsidi Kuota Internet

Salah satu provinsi yang termasuk adalah DKI Jakarta.

NASIONAL | 30 September 2020

Gembong Narkoba Kabur, Polisi Dalami Keterlibatan Petugas Lapas

Tim gabungan menyelidiki mengapa tersangka bisa kabur serta mendalami kemungkinan keterlibatan petugas lapas.

NASIONAL | 30 September 2020

Ganjar: Ponpes Butuh Protokol Khusus Cegah Penularan Covid-19

Menurut Ganjar dibutuhkan kerja sama antara ulama, pengelola Ponpes dengan pemerintah dalam menangani penularan Covid-19 di Pesantren.

NASIONAL | 30 September 2020

Polisi Dalami Laporan Sipir Tertidur Saat Napi Kabur

Kepolisian mendalami laporan mengenai sipir Lapas Klas I Tangerang yang tertidur saat napi Cai Changpan melarikan diri.

NASIONAL | 30 September 2020

Sinovac-Bio Farma Mulai Lakukan Transfer Teknologi Vaksin Covid-19

Sinovac bersama Bio Farma telah mulai menjalankan transfer teknologi pembuatan vaksin Covid-19.

NASIONAL | 30 September 2020

2021, Tol Gilimanuk-Mengwi Mulai Konstruksi

Tol Gilimanuk-Mengwi diharapkan dapat mulai beroperasi pada akhir tahun 2022.

NASIONAL | 30 September 2020

Dirjen Protokol dan Konsuler Kemlu Bersama Dirjen Imigrasi Jalin Kerja Sama Penanganan WNA

Dengan adanya perjanjian kerja sama ini akan memudahkan Kemlu untuk memantau pergerakan warga negara asing di Indonesia.

NASIONAL | 30 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS