MMA One Championship, Petarung Indonesia Bidik Kemenangan

MMA One Championship, Petarung Indonesia Bidik Kemenangan
Para atlet MMA One Championship Asia bakal bertarung di Istora Senayan, Sabtu (19/1/2019). ( Foto: Suara Pembaruan / Hendro Situmorang )
Hendro D Situmorang / DAS Kamis, 17 Januari 2019 | 11:31 WIB

Jakarta - Ajang laga mixed martial arts (MMA) One Championship di Asia siap digelar di Istora Senayan, Sabtu (19/1) mendatang.

Bertajuk One: Eternal Glory, pertandingan akan diisi oleh petarung-petarung terbaik se-Asia, termasuk atlet tuan rumah Indonesia yang membidik kemenangan, yakni Aziz Calim dan Priscilla Hertarti.

Aziz mengaku tengah mengincar kemenangan perdana di ajang tahun ini dalam menghadapi sesama atlet asal Indonesia, Adi Paryanto. Petarung seni bela dari campuran asal Indonesia harus menang setelah di laga debutnya kalah dari Adrian Mattheis dalam ajang One: Warrior’s Dream pada akhir 2018 lalu.

"Pertandingan nanti adalah sebuah kesempatan dari One Championship bagi saya membuktikan diri. Pada laga debut, saya melakukan kesalahan jadi saya akan membayarnya di laga besok,” ungkap Calim, Rabu (16/1).

Calim berharap kemenangan pertama pada awal 2019 ini akan memperbaiki rekor pertandingannya dalam dunia mixed martial arts. Petarung berjuluk “The Karuser” kini memiliki catatan empat kemenangan dan tiga kekalahan sejak terjun ke dunia MMA pada 2016 lalu.

“Sekarang, saya menatap laga selanjutnya dan persiapan saya sudah matang untuk pertandingan tanggal 19 Januari nanti. Target saya ke depan adalah untuk fokus meraih kemenangan dan bertanding sebanyak-banyaknya untuk memperbaiki peringkat saya,” kata atlet yang mewakili IndoGym dan Han Academy ini.

Petarung putri Indonesia, Priscilla Hertarti akan menghadapi atlet asal India, Puja Tomar. Meski ia pernah mencetak lima kemenangan pada tahun lalu, dirinya mengaku enggan memandang remeh lawannya itu. Apalagi untuk mengejar gelar juara kelas atomweight yang diinginkan, kesalahan sekecil apa pun bisa berakibat fatal untuknya.

“Saya tidak pernah melewatkan sesuatu selama berlatih. Saya terus berlatih, berlatih dan berlatih untuk menjadi yang terbaik,” ungkapnya.

Di sisi lain, prestasi di atas ring dikatakan Priscilla bukan satu-satunya kekuatan pendorong di balik kesediaannya untuk menembus batas setiap berlatih. Dia juga ingin memberikan inspirasi positif bagi masyarakat luas.

“Saya ingin menjadi kebanggaan bagi orang tua, keluarga dan negara saya,” ungkap Priscilla.

“Ingin menjadi contoh baik untuk orang banyak, membuktikan bahwa segala hal mungkin dicapai saat kita bisa mengandalkan Tuhan sebagai kekuatan. Saya hanya berharap bahwa saya akan membuat lebih banyak prestasi di One Championship tahun ini dan membangun tahun yang luar biasa seperti halnya pada 2018,” tutup Priscilla.

Sementara juara bertahan One Championship kelas strawweight, Joshua 'The Passion' Pacio siap mempertahankan gelar dari lawannya asal Jepang, Yosuke Saruta. Petarung asal Filipina ini mengaku akan langsung tampil agresif sejak pertandingan dimulai.



Sumber: Suara Pembaruan