Putri Pertamina Lolos ke Grand Final Proliga 2019

Putri Pertamina Lolos ke Grand Final Proliga 2019
Para pemain tim bola voli Jakarta Pertamina Energi. ( Foto: Suara Pembaruan / Bernadus Wijayaka )
Bernadus Wijayaka / HA Jumat, 15 Februari 2019 | 23:56 WIB

Malang, Beritasatu.com - Tim putri Jakarta Pertamina Energi memastikan satu tiket menuju grand final usai menaklukkan Jakarta BNI 46 dengan skor 3-1 (25-16, 25-15, 23-25, 25-10) dalam laga putaran kedua final four Proliga 2019 di GOR Ken Arok Malang, Jawa Timur, Jumat (15/2/2019).

Unggul tanpa kekalahan di putaran pertama final four membuat Jakarta Pertamina Energi sangat diunggulkan dalam laga ini, dan mereka membuktikannya dengan tampil perkasa melawan BNI 46. Set pertama mereka tuntaskan dengan keunggulan sembilan poin, set kedua unggul 10 poin.

Set ketiga Pertamina agak kehilangan fokus dan bermain kurang hati-hati, sehingga kalah walau dengan skor ketat. Baru di set keempat mereka tidak memberi ampun lagi untuk menggilas lawannya dengan jarak 15 poin!

Pertandingan Proliga antara Jakarta Pertamina Energi (kanan) melawan Jakarta BNI 46 di GOR Ken Arok, Malang, 15 Feb. 2019.

“Alhamdulillah hari ini kita bisa bermain enjoy, cuma memang tadi di set ketiga agak turun, itu karena anak-anak terlalu yakin, tapi diset keempat kita naik lagi. Dan tim pertama yang memastikan ke grand final itu JPE. Jadi ini kita mengulang empat tahun berturut-turut kita ke final, dan mudah-mudahan nanti mereka bisa bermain lebih lepas lagi,” ujar Pelatih Pertamina Muhammad Ansori usai pertandingan.

Meski sudah memastikan lolos ke grand final, Ansori mengatakan kemungkinan di dua pertandingan selanjutnya ia akan tetap menurunkan tim terbaiknya. 

“Kita tetap fight untuk besok, karena di situ juga ada bonus untuk anak-anak, untuk penyemangat. Kita tetap ingin memberikan yang terbaik untuk penonton, insyaallah juga untuk putaran final four, supaya pemain asing juga ikut merasakan kebahagiaannya. Kalau masalah bonus insyaallah bonusnya 10 kali lipat dari waktu di putaran kedua,” tambahnya.

Pelatih Jakarta BNI 46, Risco Herlambang mengakui hasil lawan Pertamina Energi ini tidak sesuai dengan harapannya untuk paling tidak mencuri dua set dan mengamankan jalan menuju grand final.

“Tidak sesuai harapan. Kalau saya lihat hari ini sangat jelek, terutama di receive sama defense. Saya juga tidakmengerti tapi ini bukan berarti habis. Besok masih ada peluang, kalau misal, nanti dua pertandingan kita menang, kita bisa masuk,” kata Risco.

Untuk menghadapi laga melawan PGN Popsivo besok, Risco menargetkan menang.

“Kalau pengin bisa ke final ya harus menang. Sekarang kita bukan lagi berbicara masalah teknik, tapi kita lebih ke mempersiapkan mental anak-anak, motivasi dan tentu tetap fight,” tuntasnya.

Pemain tim bola voli Jakarta Pertamina Energi Anna Stepaniuk (kanan) dan Yulis Indah Yani.