Putri Pertamina Tak Akan Serahkan Gelar ke Popsivo

Putri Pertamina Tak Akan Serahkan Gelar ke Popsivo
Para pemain tim bola voli Jakarta Pertamina Energi. ( Foto: Suara Pembaruan / Bernadus Wijayaka )
Heru Andriyanto / HA Jumat, 22 Februari 2019 | 23:45 WIB

Yogyakarta, Beritasatu.com - Tim putri Jakarta Pertamina Energi bertekad untuk mempertahankan gelar juara Proliga dalam grand final melawan Jakarta PGN Popsivo Polwan di Yogyakarta, Sabtu (23/2/2019), setelah menyapu bersih enam pertandingan di babak final four dalam dua pekan lalu.

Laju kemenangan itu sekaligus menunjukkan dominasi atas bakal lawan mereka dengan catatan head-to-head 3-1 sepanjang Proliga 2019 ini.

"Gelar juara tidak akan kita lepas ke tim lain. Kita akan berupaya mempertahankan gelar juara yang kita raih tahun lalu," kata Manajer tim Pertamina Widi Triyoso dalam keterangan pers dari Yogyakarta, Jumat (22/2/2019).

Mereka begitu dominan sejak pemain asal Republik Dominika, Bethania De La Cruz, didatangkan di pertengahan musim dan langsung meningkatkan kinerja juara bertahan tersebut. De La Cruz bersama pemain Ukraina Anna Stepaniuk dipastikan fit untuk laga puncak besok.

Popsivo, yang diperkuat setter tim nasional Thailand Guerdpad Pornpun dan spiker andalan Indonesia Aprilia Manganang, akan memberikan perlawanan sengit dan memanfaatkan atmosfer laga final yang bisa menambah tekanan mental bagi para pemain.

Asisten manajer Jakarta PGN Popsivo Polwan, Alit SA mengatakan, meski pada dua laga di babak empat besar lalu Amalia Fajrina dkk. selalu tumbang di tangan Pertamina, namun di grand final, Popsivo tak ingin kalah.

"Anak-anak sudah siap untuk memenangkan final. Mereka akan bertarung hidup mati," tandas Alit.

Apalagi, tambah Alit, tim asuhan pelatih asal Thailand, Chamnan Dokmai ini sudah lama tak menikmati jadi juara. Terakhir, klub milik Polri ini menjadi kampiun pada musim 2012 dan 2013.

"Kita bertekad tahun ini juara lagi," tambah Alit.

Jakarta PGN Popsivo Polwan.



Sumber: BeritaSatu.com