Menpora Belum Tentukan Ketua Kontingen SEA Games 2019

Menpora Belum Tentukan Ketua Kontingen SEA Games 2019
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi janji kooperatif dengan KPK terkait kasus dana hibah Kemenpora ke KONI. ( Foto: Beritasatu TV )
Hendro D Situmorang / CAH Rabu, 12 Juni 2019 | 07:48 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi mengakui belum juga menentukan sosok yang bakal menjadi Ketua Kontingen atau Chief de Mission (CdM) Indonesia untuk SEA Games 2019 di Filipina. Padahal multievent olahraga dua tahunan tingkat Asia Tenggara itu sudah di depan mata dan sudah harus bekerja mempersiapkan semua kebutuhan atlet Indonesia. SEA Games 2019 sendiri akan diselenggarakan di beberapa kota di Filipina pada 30 November hingga 11 Desember.

"Belum, nanti akan secepatnya ditunjuk," kata Menpora usai acara halal bihalal bersama keluarga besar Kempora di Jakarta, Selasa (11/6/2019).

Imam memastikan penunjukan CdM kontingen Indonesia harus sosok yang berpengalaman dalam memimpin cabang olahraga. Hal itu guna ada kedekatan emosional, pengalaman menangani, sampai tahu tentang kebutuhan tim dan teknis di lapangan dan mengetahui semua kebutuhan atlet. Keutuhan tim dan teknis di lapangan dinilai sangat penting.

"Peran CdM akan sangat penting untuk mengkomunikasikan semua yang harus disiapkan kontingen, serta berbicara dengan panitia terutama saat ada kesulitan di lapangan," ujar Imam yang masih enggan menyebutkan nama saat awak media mendesaknya.

Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Angkat Berat, Binaraga, dan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PB PABBSI) Joko Pramono menyesalkan belum juga menetapkan CdM Kontingen Indonesia SEA Games 2019 Filipina. Hal itu dikarenakan banyaknya tugas yang harus dipersiapkan dan melihat pengalaman sebelumnya yang telat bisa berakibat ke prestasi yang tidak memuaskan.

"Saya tidak tahu apa alasan Menpora menunda-nunda pemilihan CdM, padahal Ketua KOI (Komite Olimpiade Indonesia) sudah mewanti-wanti sejak tahun lalu usai Asian Games 2018 berakhir. CdM itu harus ditetapkan di awal tahun 2019, apalagi target yang dipasang pemerintah naik dari 5 besar sebelumnya jadi 4 besar. Ini ada apa dan kita cabor pasti susah capai target," ujar Joko di Jakarta, Senin (10/6/2019) malam.

Menurutnya, Ketua KOI Erick Thohir sudah memberikan surat penunjukkan CdM SEA Games 2019 yang berasal dari pimpinan cabang olahraga, yakni Ketua Umum PB PABBSI, Rosan Roeslani dan bersedia menjadi Ketua Kontingen. Lalu surat itu diserahkan ke Menpora Imam Nahrawi agar segera diproses dan ditetapkan. Namun ternyata belum ditindaklanjuti hingga saat ini.

Sementara Rosan Roeslani mengaku belum ada penunjukkan secara resmi kepada dirinya ditunjuk sebagai CdM Indonesia SEA Games 2019. Namun terkait jabatan itu sudah diberitahu ketika puasa lalu. Ia pun siap tancap gas untuk memenuhi kebutuhan, konsolidasi, dan koordinasi demi persiapan kontingen Indonesia jelang SEA Games 2019, apalagi multievent tersebut berlangsung lima bulan lagi.

“Persiapan, kita jalankan sebaiknya. Ada meeting dengan berbagai cabor. Setelah ini mulai kerja. Memang, agak mepet waktunya. Namun, kami akan maksimalkan. Ada porsi, masing-masing antara saya di Kadin dan CdM nantinya," ungkap dia.

Rosan menegaskan bakal berusaha memaksimalkan potensi atlet meski Kempora memang tidak menargetkan juara umum pada SEA Games 2019. Sebab, multievent ini hanya perantara untuk menghadapi Olimpade 2020 di Tokyo, Jepang. Pencapaian Indonesia harus bisa lebih baik dari SEA Games 2017 yang menempati urutan lima di bawah Singapura, Vietnam, Thailand, dan Malaysia



Sumber: Suara Pembaruan