Sambo Incar 1 Emas di SEA Games 2019

Sambo Incar 1 Emas di SEA Games 2019
Ilustrasi cabang olahraga Sambo. ( Foto: Istimewa )
Hendro D Situmorang / AMA Selasa, 18 Juni 2019 | 12:50 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Sambo Indonesia (PP Persambi), Kresna Bayu mengincar satu medali emas pada SEA Games Filipina, November 2019, meski olahraga sambo baru berkembang di Indonesia.

Di pesta olahraga dua tahunan negara Asia Tenggara itu, cabang olahraga sambo yang baru pertama kali dipertandingkan memperebutkan tujuh medali emas dari nomor sport dan combat.

"Memang tantangan di SEA Games Filipina 2019 itu berat. Tetapi, kita optimistis bisa menyumbangkan satu medali emas bagi Kontingen Indonesia," kata Kresna Bayu di Jakarta, Selasa (18/6/2019).

Dalam upaya mewujudkan target satu medali emas itu, PP Persambi merencanakan akan mengirimkan sembilan atlet pelatnas untuk menjalani Trainning Camp (TC) di Yong-Inn University Korea Selatan.

"Kita memilih Korea Selatan sebagai tempat TC karena saya paham benar fasilitas latihan di Yong Inn University itu sangat memadai, begitu juga dengan pelatihnya cukup berkualitas. Makanya, kita akan secepatnya melakukan lobi mengingat tempatnya penampungan atlet sangat terbatas sehingga tidak didahului atlet dari negara lain," jelas mantan pejudo nasional Indonesia ini.

Pihaknya harus memilih atlet yang benar-benar berkualitas dan bermental baja apalagi program latihan dalam rangka meraih prestasi cukup berat," ucap Kresna Bayu yang juga anggota Komite Eksekutif KOI.

Kresna Bayu juga optimistis, cabang olahraga beladiri sambo mampu mensejajarkan diri dengan cabang olahraga beladiri lainnya, yang sudah lama berkembang di Indonesia seperti judo, karate, taekwondo, gulat dan wushu.

Menghadapi SEA Games Filipina 2019, Manajer Tim Sambo Indonesia, Muhammad Riyad, mengatakan sebanyak 11 atlet sambo sudah dipersiapkan. Mereka dijaring dari hasil Kejuaraan Nasional Sambo yang digelar di Ciloto Bogor, Jawa Barat, sebelumnya.

"Kita akan seleksi menjadi sembilan atlet yang akan menghuni pelatnas sesuai dengan kuota yang ditetapkan Kemenpora. Mudah-mudahan awal Juli nanti mereka sudah menjalani pelatnas," ujarnya.



Sumber: Suara Pembaruan