Kalahkan Dua Korea, Voli Putra Indonesia Juara Turnamen Persahabatan

Kalahkan Dua Korea, Voli Putra Indonesia Juara Turnamen Persahabatan
Ketum KONI Pusat, Tono Suratman (tengah) berfoto bersama Kepala Departemen Perdamaian Gyeonggi-do, Ketua Kontingen Korea Utara, Ketua Kontingen Korea Selatan dan Ketua Kontingen Vietnam yang menerima cindera mata dari KONI pada upacara penutupan Asian Peace Cup International Volleyball Competition di Jakarta, 25 Juni 2019. ( Foto: Suara Pembaruan / Hendro Situmorang )
Hendro D Situmorang / HA Rabu, 26 Juni 2019 | 02:33 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Tim bola voli putra Indonesia akhirnya meraih juara pada turnamen Asian Peace Cup International Volleyball Competition 2019 yang berlangsung 23-25 Juni di GOR Pertamina, Simprug, Jakarta. Tim yang diwakili klub Bhayangkara Samator mencatatkan dua kemenangan yang diikuti.

Dalam laga terakhir, Selasa (25/6/2019) Nizar Julfikar Munawar dan kawan-kawan memastikan juara usai menekuk Korea Utara 3-1. Sebelumnya pada Minggu (23/6), tim Indonesia yang diasuh Ibarsjah Djanu Tjahjono menang 3-2 atas Korea Selatan. Pada kategori putra, peringkat kedua diduduki oleh Korut, sedangkan Korsel menghuni peringkat ketiga.

Turnamen Asian Peace Cup 2019 ini merupakan edisi perdana dan di bagian putri diikuti empat negara peserta yakni Korea Utara, Korea Selatan, Vietnam dan Indonesia selaku tuan rumah pertama penyelenggaraan. Tim putri diwakili oleh Popsivo Polwan, juara Proliga 2019.

Para peserta diwakili klub negara masing-masing dan tidak membawa bendera tim nasional.

Sementara di bagian putri tim Vietnam keluar sebagai juara diikuti tim Korsel di peringkat kedua. Tim Indonesia harus puas di urutan ketiga kemudian diikuti tim Korut di peringkat empat.

“Turnamen persahabatan ini sebagai persiapan untuk skuat yang menuju persiapan pelatnas SEA Games 2019 Filipina sekaligus mengembalikan kondisi setelah Lebaran kemarin. Kami harapkan bisa menjadi acuan para atlet untuk menghadapi SEA Games 2019. Sebab melalui turnamen ini, para atlet sudah bisa langsung berhadapan melawan tim voli luar negeri,” kata pelatih tim bola voli putra Indonesia, Ibarsjah.

Olahraga Mempersatukan
Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Tono Suratman menyatakan Korea Utara dan Korea Selatan menyatu lewat olahraga yakni turnamen bola voli ini.

“Lewat olahraga khususnya cabang olahraga voli yang diprakarsai KONI Pusat, kami terbuka menyatukan Korea. Tentu kami berterima karena Korsel percaya pada KONI untuk membuat turnamen ini. Hal ini sebagai gagasan strategis juga berkat kerjasama dengan Korut,” kata Tono pada upacara penutupan acara di Jakarta, Selasa (25/6/2019) malam.

Diakui, Korsel dan Korut sepakat lewat turnamen ini mereka menjadi satu kesatuan. Olahraga terbukti mampu membangun persahabatan kedua negara menjadi satu sekaligus menyatukan.

“Saat ini di Jakarta, Indonesia memang baru cabor voli. Besar kemungkinan pada Oktober 2019 mendatang akan berlanjut ke kota Pyongyang di Korea Utara dan cabor berikutnya menyusul panahan, taekwondo, renang, baseball dan lainnya,” ungkap Tono.

 



Sumber: Suara Pembaruan