Jambi Dinilai Layak Jadi Pusat Pembinaan Atlet Dayung Nasional

Jambi Dinilai Layak Jadi Pusat Pembinaan Atlet Dayung Nasional
Peserta Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Dayung Tingkat Pelajar 2019 di Danau Sipin, Kota Jambi, Rabu (24/7/2019). ( Foto: Suara Pembaruan / Radesman Saragih )
Radesman Saragih / LES Kamis, 25 Juli 2019 | 12:05 WIB

Jambi, Beritasatu.com - Provinsi Jambi dinilai layak menjadi pusat pembinaan atlet dayung nasional, karena selama ini daerah itu cukup banyak melahirkan atlet-atlet dayung berprestasi di tingkat nasional dan internasional. Selain itu Provinsi Jambi juga hingga kini memiliki komitmen yang tinggi dalam penyelenggaraan pembinaan dan perlombaan dayung untuk mencari bibit-bibit unggul atlet dayung.

“Pemerintah Provinsi Jambi memiliki komitmen terhadap kemajuan olahraga dayung dan sudah cukup banyak mencetak atlet dayung berprestasi di tingkat nasional dan internasional. Karena itu Jambi layak menjadi pusat pembinaan atlet dayung nasional,”kata Deputi III Pembudayaan Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kempora), Raden Isnanta pada pembukaan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Dayung Tingkat Pelajar 2019 di Danau Sipin, Kota Jambi, Rabu (24/7/2019).

Kejurnas Dayung Tingkat Pelajar 2019 yang berlangsung mulai Rabu hingga Selasa (30/7/2019) pekan depan tersebut, diikuti 24 kontingan dengan 163 orang atlet dayung dari Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) dan Sekolah Khusus OLahraga (SKO) dayung 34 provinsi di Indonesia. Kejurnas Dayung Tingkat Pelajar 2019 ini memperlombakan tiga cabang, yakni cabang rowing, kayak dan canoe. Empat jalur lintasan dayung di Danau Sipin memiliki panjang 1.300 meter.

Menurut Raden Isnanta, Kempora memberikan kepercayaan kepada Jambi menjadi tuan rumah Kejurnas Dayung Tingkat Pelajar 2019 sebagai salah satu bentuk pengakuan bahwa Jambi memiliki kepedulian besar terhadap pembinaan olahraga dayung. Kepedulian Jambi terhadap pembinaan olahraga dayung tersebut sangat mendukung program pembinaan olahraga nasional, termasuk olahraga dayung.

Raden Isnanta pada kesempatan tersebut mengharapkan sekitar 163 orang atlet dayung usia muda atau pelajar yang mengikuti Kejurnas Dayung Tingkat Pelajar 2019 di Danau Sipin, Kota Jambi benar-benar memanfaatkan lomba itu untuk mencetak prestasi terbaik. Para atlet dayung adari berbagai daerah di Indonesia yang menorehkan prestasi terbaik pada kejurnas tersebut sangat berpeluang menjadi atlet dayung nasional.

“Dari 250 juta penduduk Indonesia, ada bibit unggul dayung yang tersaring, ya ini, sekitar 163 orang atlet dayung yang ikut kejurnas ini. Supaya direkrut menjadi atlet dayung nasional, silahkan berkompetisi, lakukan dengan kekuatan penuh supaya. Dengan demikian para atlet dayung muda ini bisa menjadi yang terbaik di Asia Tenggara, Asia dan kalau bisa di olimpiade,”katanya.

Sementara itu Gubernur Jambi, Fachrori Umar pada kesempatan tersebut mengharapkan Kejurnas Dayung Tingkat Pelajar 2019 di Kota Jambi itu bisa menghasilkan atlet-atlet berprestasi di tingkat nasional dan internasional. Karena itu penyelenggaraan kejurnas dayung tersebut harus dilaksanakan professional. Para atlet dayung juga benar-benar serius mengikuti kejurnas dayung tersebut.
Fachrori Umar mengatakan, penyelenggaraan Kejurnas Dayung Tingkat pelajar 2019 di Danau Sipin, Kota Jambi diharapkan juga bisa menjadi momentum kebangkitan olahraga dayung menuju prestasi dunia.

“Olahraga dayung ini merupakan salah satu cabang olahraga prestasi yang dipertandingkan baik di tingkat nasional maupun internasional. Karena itu kejurnas dayung ini harus dimanfaatkan untuk mencetak dan melahirkan calon atlet dayung terbaik di kalangan pelajar. Mereka diharapkan dapat berprestasi lebih baik lagi di tingkat nasional, serta menjadi atlet andalan Indonesia di masa yang akan datang,”ujarnya.



Sumber: Suara Pembaruan