PP Pesti Bidik Dua Emas di SEA Games 2019

PP Pesti Bidik Dua Emas di SEA Games 2019
Skuat tim nasional soft tenis Indonesia. ( Foto: Suara Pembaruan / Hendro Situmorang )
Hendro D Situmorang / AMA Selasa, 13 Agustus 2019 | 11:49 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pengurus Pusat Persatuan Soft Tenis Seluruh Indonesia (PP Pesti) mematok dua medali emas pada pesta olahraga bangsa-bangsa Asia Tenggara atau SEA Games 2019 yang berlangsung di Filipina pada akhir November hingga pertengahan Desember mendatang. Namun, sebelum mencapai target itu, kemampuan para atlet akan diuji di ajang terdekat yaitu The 5th Indonesian Soft Tennis Championships 2019 yang berlangsung di lapangan tenis Klub Kelapa Gading, Jakarta, 13-17 Agustus 2019.

“Bagi PP Pesti, The 5th Indonesian Soft Tennis Championships ini sangat penting karena menjadi ajang uji coba tim Pelatnas Soft Tenis menghadapi multi event SEA Games 2019 di Manila, Filipina, akhir tahun nanti. Kalau di event ini, kami optimistis bisa berada di posisi kedua. Namun untuk SEA Games 2019, kami mematok target dua emas,” kata Ketua Panitia Pelaksana Turnamen, Agus Rosadi di Jakarta, Senin (12/8/2019).

Pada turnamen ini, kata pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal PP Pesti itu, atlet Pelatnas Soft Tenis Indonesia diharapkan mampu menambah jam terbang dan menyerap teknik dan strategi permainan, terutama dari tim kuat seperti Korea Selatan.

Turnamen internasional tersebut, akan diikuti sekitar 85 atlet dari lima negara yakni Korea Selatan, India, Jepang, Malaysia, serta Indonesia. Sebagai tuan rumah, Indonesia akan menurunkan atlet-atlet Pelatnas seperti Sunu Wahyu Trijati, Muhammad Hemat Bhakti Anugrah, Ragil Wahyudiono, Fernando Daniel Sanger, dan Mario Harley Alibasa di sektor putra dengan pelatih Ferly Montolalu Qamariah.

Sementara di kelompok putri adalah Anadeleyda Kawengian, Voni Darlina, Salsabila Azzawah, Happines Beauty Heart, Angelica Irena Lontoh (Atlit Septi Yotje Mende dengan pelatih Prima Simpatiaji. Sementara bertindak selaku tim manager adalah Hendri Susilo Pramono.

Selain mereka, ajang ini juga diikuti atlet soft tenis dari beberapa Pengurus Provinsi Pesti seperti dari DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Sumatera Barat, Papua, Kalimantan Timur, Jawa Timur, Sumatera Selatan, Sulawesi Selatan dan Jambi serta Sulawesi Utara.

“Keikutsertaan Pengprov-Pengprov itu tentu berkaitan dengan bakal digelarnya soft tenis sebagai cabang olahraga resmi dalam PON 2020 Papua,” ujar Agus.



Sumber: Suara Pembaruan