Gaungkan SEA Games, Circle K Run 2019 Bidik 2.500 Pelari

Gaungkan SEA Games, Circle K Run 2019 Bidik 2.500 Pelari
Jumpa pers Circle K Run yang akan berlangsung pada 6 Oktober 2019 di ITDC Peninsula, Nusa Dua, Bali. ( Foto: Suara Pembaruan/Hendro Situmorang )
Hendro D Situmorang / CAH Rabu, 21 Agustus 2019 | 21:01 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Demi mendukung para atlet Merah Putih berjuang di multievent SEA Games 2019, digelar semarak lomba lari Circle K Run 2019 yang akan diadakan di Bali. Ajang ini merupakan yang ketiga penyelenggaraan lari yang akan berlangsung pada 6 Oktober 2019 di ITDC Peninsula, Nusa Dua, Bali.

Circle K Run 2019 menghadirkan dua kategori yakni 5K dan 10K. Dua tahun sebelumnya yakni 2017 dan 2018 peserta mencapai 1.500 peserta dari dalam maupun luar negeri. Tahun 2019 ini, panitia penyelenggara membidik lebih dari 2.500 pelari.

"Ya bisa dikatakan ajang ini mengaungkan sekaligus mendukung atlet Indonesia di SEA Games 2019. Kami memilih Bali selain merupakan basis utama dari Circle K, juga merupakan salah satu destinasi terpopuler di Indonesia dan dunia. Kelebihannya juga ialah masyarakat yang ramah, kreatif, sportif, serta memiliki pemandangan yang indah," kata Gunawan Indro Baskoro, Direktur Corporate Affair Circle K, di Menara Palma, Jakarta Selatan, Rabu (21/8/2019).

Menurutnya Circle K telah menargetkan para pelari komunitas, pelari umun, eksekutif muda dan karyawan, mahasiswa, pelajar, keluarga, masyarakat lokal serta turis mancanegara untuk ajang lari ini. Bahkan mantan-mantan atlet pun diundang.

Untuk pendaftaran, Circle K telah membuka pendaftaran untuk para peserta sejak 10 Agustus lalu. Bagi pendaftar kategori 5K biaya pendaftaran yakni Rp. 150.000 dan 10K sebesar Rp. 200.000. Total hadiah ajang Circle K Run 2019 sendiri berjumlah Rp 50 juta. Dikatakan para pelari juga akan dibedakan menjadi kategori open atau fun run yang biasanya diikuti oleh keluarga dan close untuk komunitas dan pelari profesional.

"Tahun ini kami berencana untuk membagi ajang ini menjadi profesional dan fun run yang diikuti oleh para keluarga biasanya. Hal ini dikarenakan dua tahun lalu kami tidak membagi antara pro dan fun, maka dari itu pemenang berasal dari pelari profesional," lanjutnya.

Race Director Circle K Run 2019, Rina Tambunan menjelaskan penyelenggaraan ini selalu mengkampanyekan gaya hidup sehat. Selain itu keselamatan dan kenyamanan para peserta pun selalu menjadi poin penting bagi pihak penyelenggara.

"Di acara ini juga selalu mengkampanyekan gaya hidup sehat dan safety sangat kami prioritaskan di acara ini. Kami menyediakan aplikasi yang bisa langsung menyambung kepada 911 jika terjadi kecelakaan. Selain itu kami juga menyiapkan water station yang akan tersedia di setiap 2,5 kilometer," ucap Rina.

"Selain itu, head marshall kami pun sudah dilengkapi dengan sertifikat yang terpercaya dan akan berada di setiap 1 kilometer. Kami juga sudah kerjasama dengan rumah sakit setempat," lanjutnya.

Menanggapi kategori yang hanya menyediakan jarak 5 dan 10 kilometer. Rina juga mengatakan bahwa jarak ini merupakan jarak yang menyenangkan dan disenangi oleh mayoritas para pelari profesional maupun amatir.

Dijelaskan pada tahun 2018 lalu, sebanyak 16 negara telah bergabung untuk mengikuti acara ini. Sementara ini, Rina mengatakan bahwa peserta dari Asia seperti Jepang dan Eropa yakni Belanda dan lainnya sudah mendaftarkan diri.



Sumber: Suara Pembaruan