KONI: Perlunya Sinkronisasi Cabor dari Pusat dan Daerah

KONI: Perlunya Sinkronisasi Cabor dari Pusat dan Daerah
Marciano Norman memberikan pernyataan usai terpilih menjadi Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat periode 2019-2023. ( Foto: Suara Pembaruan/Hendro Situmorang )
Hendro D Situmorang / CAH Senin, 9 September 2019 | 08:42 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Sinkronisasi program dan kegiatan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), induk organisasi cabang olahraga (cabor), dan pemerintah dari tingkat daerah hingga pusat sangat penting dalam peningkatan prestasi.

Untuk itu, Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman mengharapkan tiga pilar olahraga Indonesia itu bisa memperkuat kolaborasi dan integrasi pembinaan dalam menciptakan atlet berprestasi.

“Kita bisa maju kalau KONI dan cabang olahraga bisa berkolaborasi dari tingkat kabupaten atau kota sampai provinsi hingga pusat. Harus ada dulu integrasi dari daerah hingga pusat. Jangan jalan sendiri-sendiri apalagi saling melemahkan sehingga pembinaan atlet tidak bisa memenuhi harapan kita,” ungkap Marciano dalam keterangannya saat memaparkan Paradigma Baru Organisasi KONI Pusat yang digagas Kementerian Pemuda Dan Olahraga (Kempora) Minggu (8/9/2019).

“Organisasi olahraga harus bisa melihat sumber daya untuk menciptakan atlet berprestasi. Mari kita, dari tingkat daerah hingga pusat meneguhkan tekad untuk menunjukkan Indonesia mempunyai segudang atlet berprestasi,” lanjut pria yang pernah menjabat sebagai Ketua BIN tersebut.

Menurutnya dalam Terobosan Strategis KONI Pusat 2019/23 Menuju Kemandirian, KONI Pusat ke depan akan mengoptimalkan sumber daya manusia menuju langkah yang profesional, modern dan mandiri. Jika tata kelola keolahragaan nasional terintegrasi dan profesional, KONI akan mampu mandiri.

“Jangan hanya tergantung pada bantuan pemerintah pusat atau daerah. Mari tunjukkan, kita bukan orang minta-minta yang jadi beban karena kita patriot-patriot bangsa,” pungkasnya.

Dengan sumber daya manusia dan kekayaan alam yang dimiliki, menurut Marciano, daerah-daerah bisa menjadi kekuatan besar untuk menyumbang atlet-atlet nasional yang akan membela harkat dan martabat bangsa di tingkat dunia.

Namun, dia mengingatkan, daerah perlu memikirkan cabor unggulan apa saja yang menjadi andalan. Semua harus bergerak dari Kabupaten/Kota kemudian melangkah ke provinsi lalu nasional untuk selanjutkan ke forum internasional.



Sumber: Suara Pembaruan