Pordasi DKI Jaya Tuntut Pacuan Baru

Pordasi DKI Jaya Tuntut Pacuan Baru
Pengurus Pordasi DKI Jaya bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan usai pelantikan di Balai Kota, Rabu, 11 September 2019. ( Foto: istimewa )
Iman Rahman Cahyadi / CAH Jumat, 13 September 2019 | 20:11 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pengurus Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) DKI Jakarta akan melakukan pembenahan baik dari sisi organisasi juga prestasi. Sebelumnya, Pordasi menjadi andalan bagi DKI Jakarta dalam PON XIX Jawa Barat 2016. Saat itu, berkuda DKI berhasil menjadi juara umum dengan meraih 5 medali emas, 4 perak, dan 2 perunggu.

Namun untuk PON 2020 cabang berkuda tidak dimainkan. Meski demikian Ketua Pordasi DKI Jaya, Alex Asmasoebrata berharap kepada para pengurus dan juga atlet untuk tidak berkecil hati.

"Jadi semangat ini harus dijaga kalau perlu ditingkatkan," kata Alex Asmasoebrata usai pelantikan pengurus Pordari DKI Jakarta di Balaikota, Rabu (11/9/2019) sore.

Alex mengaku salah satu program utamanya sebagai ketua adalah untuk mengupayakan agar DKI kembali memiliki pacuan kuda seperti Pulomas. "Yang pasti pak Gubernur (Anies Baswedan) sudah janji dengan saya kalau beliau akan mengembalikan dan mengganti Pacuan Kuda Pulomas," ujarnya.

Alex menyebut kalau orang nomor satu di Jakarta tersebut sudah menginstruksikan kepada Dinas terkait untuk segera membuat lapangan. Beberapa tempat dikatakan sudah diusulkan. Seperti di Jakarta Timur dan Jakarta Utara.

Selain pembangunan lapangan, Alex menyebut untuk menggelar kejuaraan nasional Equastrian pekan depan. "Tentunya jangka pendek ini akan fokus kepada pembinaan atlet," ungkapnya.

Belum lama ini, atlet berkuda DKI M Akbar Kurniawan mendapatkan penghargaan di Hari Olahraga Nasional (Haornas). "Dia satu-satunya atlet DKI Jakarta yang dapat penghargaan dari pemerintah Indonesia," ucapnya.

Soal pacuan kuda, Gubernur DKI Jakarta yang menyempatkan diri menemui para pengurus usai pelantikan juga menaruh perhatian terhadap permasalahan tersebut. Dia meminta Pordasi DKI Jaya untuk memasukkan semua data agar persoalan ini bisa dibawa ke Rapim pekan depan.

Sementara itu, Ketua KONI DKI, Djamhuron P Wibowo berharap pengurus baru Pordasi DKI Jaya bisa bekerja sebaik-baiknya untuk kemajuan cabang berkuda agar dapat meraih prestasi setinggi-tingginya. Soal berkuda yang tak lolos ke PON 2020 mendatang Djamhuron berharap seluruh atlet dan pengurus tak perlu kecewa.

"Masih banyak jalan untuk diperjuangkan. Buat para atlet täta berlatih dan pengurus harus terus memicu semangat mereka. Siapa tabu kalau berjuang keras akan ada kesempatan mungkin bisa digelar di Jakarta atau Jawa Barat, jalan itu tetap terbuka," kata Djamhuron yang menutup sambutannya dengan mengucapkan yel 'Ayo Rebut Kembali'



Sumber: BeritaSatu.com