Target Kempora Hanya Perbaiki Peringkat di SEA Games 2019

Target Kempora Hanya Perbaiki Peringkat di SEA Games 2019
Gatot Dewa Broto. ( Foto: ANTARA FOTO / Indrianto Eko Suwarso )
Hendro D Situmorang / AMA Selasa, 1 Oktober 2019 | 11:43 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kempora) tidak berani mematok target tinggi untuk kontingen Indonesia pada SEA Games 2019 di Filipina 30 November hingga 11 Desember mendatang. Target pemerintah hanya memperbaiki peringkat dari SEA Games 2017 yang berada di posisi lima besar dengan jumlah medali 38 emas, 63 perak, dan 90 perunggu. Sebab, SEA Games 2019 hanyalah sasaran antara. Sasaran utama Indonesia adalah Asian Games dan Olimpiade 2020.

“Untuk prestasi, kita minimal lebih baik dari dua tahun lalu. Kalau juara umum itu mimpi. Bukan tak mau. Kami tak enak dengan tuan rumah. Kalimat yang lebih elok adalah kami target lebih baik dari dua tahun lalu,” kata Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora), Gatot Dewa Broto seusai rapat finalisasi cabang olahraga ke SEA Games 2019 antara Komite Olimpiade Indonesia (KOI) dan Kempora, di Jakarta Senin (30/9/2019).

Sebelumnya, Gatot pesimistis Indonesia bisa meraih prestasi lebih baik dari SEA Games Kuala Lumpur dua tahun silam karena rentetan persoalan yang menimpa olahraga Indonesia. Dimulai kasus dana hibah Kempora untuk Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), sampai keputusan mundur Menpora Imam Nahrawi.

“Yang jelas, prinsip Kempora sama seperti yang dulu dan masih valid disampaikan Imam Nahrawi saat jadi Menpora. SEA Games hanyalah transisi, target sebenarnya yaitu Olimpiade dan Asian Games,” tambah Gatot.

Ia melanjutkan, “Kalau dibilang orientasinya apa dengan komposisi 60:40 apakah medali atau pembinaan, kami melihat dari keduanya. Kalau semata-mata pembinaan dan prestasinya jeblok, maka masyarakat akan membandingkan dengan Asian Games kemarin. Di mana kita bisa libas semua negara Asia Tenggara. Jadi harus seimbang antara medali dan pembinaan.”

Sementara Komandan Kontingen Indonesia untuk SEA Games 2019, Harry Warganegara sangat yakin, capaian Indonesia pada SEA Games 2019 lebih baik dari SEA Games sebelumnya. Meskipun, komposisi kekuatan Indonesia didominasi atlet junior.

Tim monitoring dan evaluasi sempat menghitung proyeksi medali yang bisa diperoleh kontingen Merah Putih apabila mengirimkan 52 cabor. Dengan kekuatan seperti itu, diperkirakan Indonesia meraih 98 medali emas. Jika jumlah cabor berkurang, maka Harry pun memastikan akan ada perubahan estimasi raihan medali.

Meski demikian, hingga saat ini, pemilihan cabang olahraga (cabor) yang akan dikirim menuju SEA Games 2019 belum final. Proses finalisasi dilakukan hingga Rabu (2/10/2019). Namun, mundurnya batas waktu memasukan nama atlet dari pihak penyelenggara SEA Games 2019 (Phisgoc) ditambah beberapa catatan yang masih harus dirapatkan KOI dan Kempora, membuat rencana tersebut diundur. Kendala teknis dalam hal ini akses internet yang dialami Phisgoc membuat batas penyerahan nama-nama atlet itu mundur menjadi 7 Oktober mendatang.



Sumber: Suara Pembaruan