One Championship

Hadapi Petarung Myanmar, Priscilla Janji Puaskan Pendukung

Hadapi Petarung Myanmar, Priscilla Janji Puaskan Pendukung
Priscilla Hertarti Lumban Gaol ( Foto: istimewa )
Iman Rahman Cahyadi / CAH Senin, 14 Oktober 2019 | 08:05 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Petarung kelas atom wanita Indonesia, Priscilla "Thathi" Hertati Lumban Gaol sekali lagi akan mendapatkan dukungan dari pendukung tuan rumah ketika dia memasuki ring di One: Dawn of Valor pada hari Jumat (25/20/2019)di Istora Senayan Jakarta.

"Thathi" menghadapi Bozhena "Toto" Antoniyar dari Myanmar dalam ajang pembuktian sebagai kontestan penting untuk menentukan calon pesaing berikutnya untuk menjadi juara dunia wanita di kelas Atomweight. Bagi Priscilla, bertanding di negaranya sendiri sangat menguntungkan.

“Berlaga di Jakarta selalu menjadi sesuatu yang saya nantikan. Selalu bagus untuk bertanding di rumah. Berkompetisi di Jakarta, bagi saya, pasti lebih nyaman karena saya tahu bahwa banyak keluarga saya akan ada untuk mendukung dan menyemangati saya, yang selalu merupakan hal baik," kata petarung berusia 31 tahun asal Jakarta ini.

Lebih penting lagi, dia berjanji untuk memberikan penampilan yang akan diingat oleh para penggemar dari kota kelahirannya tersebut.

“Tentu saja, saya akan menunjukkan yang lebih dari saya kepada penonton. Apa yang bisa saya janjikan kepada para penggemar di Jakarta adalah bahwa saya akan menunjukkan penampilan terbaik saya pada tanggal 25 Oktober nanti,” tegas Priscilla.

Jika menang, akan membuat catatan rekor tersendiri yaitu dua kemenangan beruntun dan keempat di lima laga terakhir, dan itu ia harapkan akan bisa mendorongnya ke status penantang juara dunia. Priscilla pada laga sebelumnya berhasil menang atas Nou Srey Pov.

"Mudah-mudahan, jika bisa cukup mengesankan dalam kemenangan nanti, itu akan cukup bagi saya untuk dianggap sebagai pesaing utama di kelas atom," jelasnya.

Namun sebelum berpikir tentang gelar, "Thathi" harus melewati sang striker berbahaya Antoniyar terlebih dahulu. Menurutnya, Bozhena Antoniyar adalah petarung yang sangat bagus.

"Dari apa yang saya tahu, dia adalah striker berbahaya, dia adalah petinju hebat dari negaranya Myanmar, jadi saya benar-benar harus berhati-hati dengan pergerakan tangannya," kata Priscilla.

Mengingat bahwa ia juga fasih dalam striking, Priscilla percaya bahwa para penggemar akan disuguhkan laga yang bagus ketika ia dan lawannya memasuki ring.

"Tentu saja, kekuatannya terletak pada pukulannya, tapi saya tahu bahwa saya bisa mengimbanginya, kami berdua adalah striker yang berbakat, sehingga akan membuat pertarungan seru antara kami berdua," pungkasnya.



Sumber: BeritaSatu.com