Atlet SUP Id-BPJamsostek Kembali Torehkan Prestasi

Atlet SUP Id-BPJamsostek Kembali Torehkan Prestasi
Lucas berhasil menyabet medali perak pada ajang SOC 2019 di jelas Men Short 8 km. ( Foto: Ismewa )
Siprianus Edi Hardum / EHD Rabu, 6 November 2019 | 00:00 WIB

Singapore, Beritasatu.com - Setelah sukses membawa pulang dua medali dari kejuaraan Osaka Stand Up Paddle (SUP) Open September lalu, kini tim SUP Indonesia yang didukung oleh BPJS Ketenagakerjaan atau yang saat ini juga dikenal dengan Badan Pengelola Jaminan Sosial Tenaga Kerja (BPJamostek) berhasil menorehkan prestasi baru dengan memenangkan satu medali di ajang Singapore Open Cup 2019.

Kejuaraan yang digelar di Siloso Beach, Sentosa Island, Singapore pada tanggal 2-3 November tersebut adalah event terbesar di Singapore yang rutin di gelar setiap tahun dan merupakan tempat berkumpulnya para pedayung-pedayung profesional dari berbagai negara dengan berbagai macam kategori seperti Kano, Kayak, dan Stand Up Paddle (SUP).

BPJamsostek bersama dengan SUP Indonesia mengirimkan empat atlet yang berlaga di Singapore Ocean Cup 2019 untuk bertanding sekaligus memberikan pengalaman kepada mereka untuk merasakan atmosfer persaingan di kancah internasional.

"Keikutsertaan BPJamsostek pada kejuaraan ini adalah sebagai pihak yang mundukung atlet SUP Indonesia untuk kembali berlaga di kompetisi internasional sehingga dapat menambah pengalaman dan mengukir prestasi di event tersebut", terang Deputi Direktur Bidang Hubungan Masyarakat & Antar Lembaga BPJamsostek, Irvansyah Utoh Banja, dalam siaran persnya, Rabu (6/11/2019).

Pada kejuaraan ini tim SUP Id yang didukung BPJamsostek kembali menurunkan Tedy, Keyla, Tiffany, dan Lucas, dimana mereka sebelumnya telah menjadi pemenang di ajang Trenggalek SUP Event yang juga digelar September silam.

Untuk mempersiapkan para atlet SUP Id agar mampu menghadapi rival kuat dari berbagai negara tersebut, ryco selaku manager tim telah mempersiapkan mental atlet-atletnya dan rutin melakukan latihan untuk mengantisipasi kondisi laut di Singapore yang mungkin belum pernah mereka rasakan. Sebab kondisi laut di sana cukup menantang dengan banyaknnya lalu lintas ferry dan arus yang kuat.

Berdasarkan hasil kejuaraan tersebut, Sue Lyn Yong berhasil keluar menjadi juara pertama pada kategori women short 8 km, sedangkan Tiffany harus puas finis di posisi kelima.

Semantara itu di kelas women long 15,5 km, Keyla bersama peserta lainnya harus di evakuasi karena cuaca dan ombak yang sangat membahayakan. Pada kategori men short 8 km, Lucas berhasil menyabet medali perak, sedangkan Tedy hanya finis di posisi keenam.

Lucas yang kembali turun di kelas men long 15,5 km, mampu menuntaskan perjuangannya dengan finis di urutan keenam, di mana kategori tersebut dimenangkan oleh juara dunia asal Hungaria Daniel Hasulyo.

“Kami berharap capaian ini dapat menjadi semangat dan bahan evaluasi para atlet agar mampu memperoleh hasil yang lebih baik di kompetisi yang lebih besar nantinya, sehingga mereka bisa mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional, sekaligus memperkenalkan potensi wisata bahari Indonesia ke seluruh dunia,” tutup Utoh.

 



Sumber: Suara Pembaruan