8 Pegolf Indonesia Uji Coba Lapangan SEA Games di Filipina

8 Pegolf Indonesia Uji Coba Lapangan SEA Games di Filipina
Wakil Ketua Umum Persatuan Golf Indonesia, Agus Suhartono (keempat dari kanan belakang)berfoto bersama dengan para atlet golf Indonesia di Cimanggis Depok, Sabtu (9/11/2019). ( Foto: Istimewa )
Alexander Madji / AMA Senin, 11 November 2019 | 12:35 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Sebanyak delapan pegolf Indonesia yang dipersiapkan untuk tampil pada SEA Games XXX/2019 di Filipina akhir bulan ini hingga pertengahan Desember mendatang, bertolak ke Filipina, Minggu (10/11/2019) untuk uji coba lapangan di Luisita Golf and Country Club, yang merupakan venue golf pada pesta olahraga terbesar negara Asia Tenggara tersebut, hingga Jumat (15/11/2019) mendatang.

Ke-8 pegolf itu terdiri dari lima pegolf putra dan tiga pegolf putri. Mereka adalah Naraadjie Emerald Ramadhan Putra, Jonathan Wijono, Almay Rayhan Yagutah, Rifki Alam, Alfred Raja Sihotang, Nathania Damarisa Rim, Ida Ayu Indira Melati Putri, dan Ribka Vania. Sementara satu atlet lain, Patricia Sinolungan yang sedang menuntut ilmu di Amerika Serikat tidak bisa mengikuti kegiatan ini.

“Dari monitor kita sampai saat ini mereka sudah siap. Saya harapkan setelah kembali dari Filipina, kita dapat menentukan siapa yang akan bermain pada saat SEA Games nanti. Di sini, para atlet sudah dilatih short game, juga cara memukul jarak jauh," sebagaimana disampaikan dalam pernyataan tertulis yang diterima Beritasatu.com di Jakarta, Senin (11/11/2019).

Dia melanjutkan, "Namun yang paling penting adalah bagaimana melatih mental mereka dalam menghadapi SEA Games. Oleh karena itu, saya harapkan bisa terus memonitor perkembangan atlet agar peak-nya nanti pada bulan Desember.”

PB PGI nantinya akan mengirim empat atlet putra dan tiga atlet putri ke SEA Games 2019. Targetnya adalah medali perak dan perunggu.

Menurut Alga Topan, selaku pelatih Timnas Golf Indonesia dan Ketua High Performance PB PB PGI, para atlet harus diberikan lebih banyak pengalaman untuk bertanding di turnamen-turnamen yang levelnya lebih tinggi dari SEA Games, sehingga teknik dan mental mereka akan lebih kuat.

"Singapura dan Thailand akan menjadi pesaing terberat di kelompok putra. Sementara pesaing di kelompok putri adalah Thailand dan tuan rumah Filipina. Tapi kita tetap punya harapan besar mereka mendapatkan hasil yang terbaik,” jelas Alga yang membantu dua pelatih asal Australia, David Millne dan Lawrie Montague.

Ada beberapa kriteria dalam memilih atlet. Pertama, berdasarkan World Amateur Golf Rangking WAGR, kedua, ada Indonesia Amateur Golf Rangking, dan juga (ketiga) ada pilihan pelatih (coach selection) berdasarkan hasil turnamen maupun skor yang selama ini dicetak masing-masing pemain juga statistik-statistik sehingga coach mempunyai dasar dalam membuat pilihan.

PB PGI selama ini melakukan pelatnas jangka panjang sejak Asian Games tahun lalu. Mereka tergabung dalam program National Development Program (NDP). Secara resmi timnas golf untuk SEA Games tahun ini dibentuk sejak bulan Agustus 2019. Para atlet telah mengikuti berbagai turnamen uji coba di Australia, Jepang, Singapura, Malaysia, dan Korea Selatan.



Sumber: Suara Pembaruan