Persiapan Tuan Rumah SEA Games Disorot, Menpora: Jangan Hina Mereka

Persiapan Tuan Rumah SEA Games Disorot, Menpora: Jangan Hina Mereka
Presiden RI Joko Widodo (tengah), bersama Menteri Pemuda, dan Olah Raga Zainudin Amali, Ketua National Olympic Committee Indonesia (NOC) Raja Sapta Oktohari, Komandan Kontingen (CdM) Indonesia Hari Warganegara, dan sejumlah ketua persatuan cabang olah raga, usa berfoto bersama pada acara pelepasan kontingen atlet Indonesia yang berlaga pada ajang Sea Games XXX di Istana Bogor, Jawa Barat, Rabu 27 November 2019. ( Foto: Suara Pembaruan / Joanito De Saojoao )
Carlos KY Paath / JAS Rabu, 27 November 2019 | 21:37 WIB

Bogor, Beritasatu.com – Persiapan Filipina sebagai tuan rumah SEA Games ke-30 menuai sorotan negatif. Misalnya terkait fasilitas lapangan sepak bola yang buruk, termasuk isu-isu makanan halal. Merespons itu, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali menegaskan, negara-negara peserta semestinya tetap memberikan dukungan kepada Filipina.

Dengan begitu, menurut Zainudin, penyelenggaraan SEA Games selama 30 November-11 Desember 2019 dapat berjalan maksimal. “Jangan mereka kemudian kita hinakan, karena itu akan membuat pelayanan mereka makin tidak baik. Kita positif saja,” kata Zainudin.

Hal itu disampaikan Zainudin di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (27/11/2019). Menurut Zainudin, Filipina terus berupaya menyiapkan SEA Games dengan baik. Indonesia dapat memahami betapa tidak mudahnya menggelar ajang olah raga internasional.

“Kita pernah menjadi tuan rumah Asian Games, pernah menjadi tuan rumah SEA Games. Kita memahami apa yang terjadi di sana. Mereka sedang berupaya untuk melayani dengan sebaik-baiknya,” ucap Zainudin.

Zainudin menuturkan, Kontingen Indonesia belum menemui permasalahan di Filipina. Sementara mengenai kesulitan mendapatkan makanan halal, menurut Zainudin, hal itu telah diantisipasi oleh Chief de Mission (CdM) Kontingen Indonesia

“Sudah diantisipasi oleh CdM, ada back up (dukungan) makanan. Coba bayangkan makanan pun kita back up apalagi soal lain,” demikian Zainudin. 



Sumber: Suara Pembaruan