Ini Para Atlet Golf Indonesa untuk SEA Games 2019

Ini Para Atlet Golf Indonesa untuk SEA Games 2019
Pegolf putra dan putri Indonesia untuk SEA Games 2019 berfoto bersama setelah acara pelepasan di Jakarta, Kamis (28/11/2019). ( Foto: Suara Pembaruan / Alexander Madji )
Alexander Madji / AMA Kamis, 28 November 2019 | 21:34 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Indonesia mengirim sebanyak tujuh atlet golf untuk bertarung di SEA Games 2019 di Filipina. Ketujuh pegolf itu terdiri empat orang atlet pria dan tiga orang pegolf perempuan. Mereka mulai bertarung mewujudkan target Pengurus Besar Persatuan Golf Indonesia (PB PGI) pada 4 Desember 2019.

Mereka dilepas secara resmi di Pondok Indah Golf Course, Jakarta Selatan, Kamis (28/11/2019) oleh Wakil Ketua Umum Agus Suhartono. “Pertama-tama, saya memohon maaf karena Bapak Ketua Umum PB PGI, Pak Murdaya Po, tidak bisa hadir karena kesibukan beliau. Beliau menugaskan saya untuk memimpin acara ini,” kata Agus pada awal sambutannya.

Empat atlet golf putra Indonesia untuk SEA Games 2019 ini adalah Naraajie Emerald Ramadhanputra, Alfred Raja Sitohang, Jonathan Wijono, dan Almay Ryhan Yagutah. Sementara tiga atlet putri terdiri dari Ida Ayu Indira Melati Putri, Patricia Walanda Sinolungan, dan Ribka Vania.

Mereka akan didampingi oleh empat pelatih, termasuk dua pelatih asing yakni David Ronald Milne dan Lawrence James Montague serta dua pelatih lokal masing-masing M Alga Topan dan Rahadian Gita Perkasa. Tim golf Indonesia ini masih juga didamping manager tim, Ari Hidrijantoro.

BACA JUGA: Semangat Juang Atlet Golf Harus Menggelora Selama SEA Games 2019

Menjawab wartawan, Ari Hidrijantoro menegaskan, para atlet ini sudah siap bertarung dengan atlet-atlet golf dari negara lain karena sudah melakukan persiapan yang matang. Mereka sudah menjalani latihan di luar dan dalam negeri. Bahkan, dua pekan lalu, mereka terbang ke Filipina untuk menjajal lapangan yang akan dipakai selama SEA Games 2019. Mereka bermain di sana selama lima hari.

Terkait lawan terkuat, ia mengungkapkan yang paling diwaspadai adalah tuan rumah Filipina karena mereka mendatangkan para pegolf muda yang masih sekolah di Amerika Serikat. “Kekuatan lain yang patut diwaspadai adalah Thailand. Meskipun, mereka akan menurunkan atlet-atlet junior berusia sekitar 15 tahun, tetapi regenerasi mereka yang tidak ada habis-habisnya membuat kita harus mewaspadai mereka,” paparnya.

Sementara terkait target para atlet golf Indonesia pada SEA Games 2019 ini, Agus Suhartono menegaskan bahwa target realistis adalah mengulangi prestasi SEA Games dua tahun lalu yang meraih satu perak dan satu perunggu. Namun, ia berharap bisa meraih hasil lebih, terutama dari nomor beregu.



Sumber: Suara Pembaruan