Kejurnas VII Baveti Sukses Digelar

Kejurnas VII Baveti Sukses Digelar
Ketua Umum Barisan Atlet Veteran Tenis Indonesia (Baveti) Theo L Sambuaga (kiri) bersama Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali. ( Foto: Istimewa )
Carlos KY Paath / AO Senin, 2 Desember 2019 | 14:19 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Barisan Atlet Veteran Tenis Indonesia (Baveti) VII telah rampung dilaksanakan dengan sukses. Baveti berkomitmen untuk tetap menyemarakkan dan menggelorakan olahraga tenis Indonesia.

“Kami sungguh bersyukur Kejurnas VII Baveti di Bali telah berlangsung dengan sukses. Kami bangga turut memberikan kontribusi dalam menyemarakkan, menggelorakan, dan memasyarakatkan tenis,” kata Ketua Umum Baveti, Theol L Sambuaga kepada Beritasatu.com di Jakarta, Senin (2/12/2019).

Theo mengatakan pihaknya ingin memberikan motivasi kepada junior-junior dan petenis-petenis muda. "Kalau prestasi itu ranahnya Pelti (Persatuan Tenis Lapangan Seluruh Indonesia). Kami hanya mendorong dan memberikan motivasi ke junior agar meraih prestasi,” ujar Theo.

Menurut Theo, Ketua Umum PP Pelti Rildo Anand Anwar selama ini sangat membantu dan mendukung setiap pelaksanaan kegiatan-kegiatan Baveti, mulai dari kejurnas, termasuk ajang internasional yang digelar Baveti.

Kejurnas VII Baveti dilaksanakan pada 29 November hingga 1 Desember 2019 bertema “Tenis Yes, Indonesia Maju”. Total hadiah sebesar Rp 75 juta. Kejurnas dibuka oleh Menteri Pemuda dan Olah Raga, Zainudin Amali. Jumlah peserta mencapai 354 orang.

“Kejurnas dibuka Menpora pada 29 November 2019 diakhiri dengan hasil-hasil pertandingan secara menyeluruh. Pesertanya tercatat paling banyak dan besar dari tujuh kali kejurnas yang kami adakan, yaitu 354 orang. Boleh dikatakan berasal hampir dari seluruh provinsi,” ungkap Theo.

Kejurnas terbagi atas berbagai kategori umur (KU). Mulai ganda putra KU 40+, 45+, 50+, 55+, 60+, 65+, dan 70+, termasuk ganda putri KU 40+, 50+, dan 60+. Theo menyatakan, antusiasme peserta seluruh KU sangat tinggi.

Menurut Theo, kesuksesan penyelenggaraan kejurnas dapat terlaksana dengan baik berkat dukungan para pengurus Baveti, terutama dari daerah-daerah, dan petenis-petenis senior. Dukungan yang besar, lanjut Theo, diberikan oleh Pemerintah Provinsi Bali dan masyarakatnya.

Theo yang berpasangan dengan Husni Madjir berhasil menjadi juara I untuk KU 70+. Sementara juara II yaitu Rahman Andreas/Dullah Ambar, juara III Satrio Yudiarto/ Wibowo Santoso dan Johny Lontoh/ Mr. Tim.

Gubernur Bali, I Wayan Koster menjamu peserta kejurnas dalam acara makan malam di Rumah Jabatan Jayasabha, Denpasar, Sabtu (30/11/2019). “Pak Gubernur menekankan bahwa tenis atau ajang olah raga lainnya sangat relevan dan cocok dalam meningkatkan pariwisata Bali,” kata Theo.

Menurut Theo, sekitar 80 persen pariwisata Bali memang berkontribusi pada pendapatan pariwisata nasional. “Sekarang, (pariwisata) sudah jadi yang kedua untuk kontribusi pertumbuhan ekonomi nasional. Ke depan mungkin akan meningkat,” ucap Theo.

Sebelumnya, Gubernur Bali I Wayan Koster mengapresiasi atas dipilihnya Bali sebagai lokasi penyelenggaraan kejurnas. “Kami ucapkan terima kasih atas dilaksanakannya Kejurnas Baveti di Bali. Secara tidak langsung tentu ikut berkontribusi menghidupkan pariwisata Bali,” kata Koster.

Koster pun menyebut, “Mulai menginap di hotel, dan menyantap hidangan di hotel dan luar hotel, apalagi bisa berkunjung ke para pengrajin UMKM (usaha mikro kecil menengah) Bali untuk membeli oleh-oleh.”

Sementara itu, Menpora Zainudin Amali pun menyambut pelaksanaan kejurnas. Zainudin berharap petenis-petenis veteran tetap sehat dan bugar. “Partisipasi peserta kejurnas selalu bertambah, tentu sangat bagus dan patut diapresiasi,” kata Zainudin.

Menurut Zainudin, kegiatan yang digelar Baveti merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara. “Ini wujud nyata pemasalan dan pemasyakatan olah raga,” demikian Zainudin.

Pembukaan Kejurnas Baveti VII di Bali, ditandai pelepasan burung merpati sebagi simbol perdamaian. Olah raga menjunjung tinggi sportivitas. Sebab ada yang menjadi pemenang. Mereka yang belum berhasil pun menghormati hasil pertandingan.

Berikut daftar pemenang Kejurnas Baveti VII:

Putra

KU 40+
Juara I: Edi Kusdaryanto/ Sabar P, Juara II Kencur/ Labar Kurniawan, Juara III Suwanto/ Miswanto dan Budi Darmawan/ Agung Tarmuji.

KU 45+
Juara I: Elli/ Samsuddin Pare, Juara II: Hariyadi: Suwanto, Juara III: Firmansyah/ Viktor Marunduh dan Yuliadi Leo/bUdi

KU 50+
Juara I: Bonit W/ Sulistyo Wibowo, Juara II: Wibowo/ Ngatmono, Juara III: Slamet Basuki/ Habib dan Agung/ Suradi Fatah

KU 55+
Juara I: H. Syahrul Effendi/ Dadang, Juara II: Zefnat Nikujuluw/ Chrincensius, Juara III: Purnomor Kadar/ Yopi Kusen dan Ngatmono/ Khairun

KU 60+
Juara I Sigit Widyonindito/ Mulyono, Juara II: Adi pranoto/ Rubino, Juara III: Mujito/ Yacob dan Iswanjoyo/ Doyok

KU 65+
Juara I: Yustedjo Tarik/ John Beta Ubun, Juara II: Mudjito/Yacob, Juara III: Bambang Suharsanto/ Trisno Miyarso dan Suhardi/ Iswanjono

KU 70+
Juara I: Theo L Sambuaga/ Husni Madjid, Juara II: Rahman Andreas/ Dullah Ambar, Juara III: Satrio Yudiarto/ Wibowo Santoso dan Johny Lontoh/ Mr. Tim

Putri

KU 40+
Juara I: Selvy Tarore/ Irawati Moerid, Juara II: Jenni Maukar/ Polianthes Sapulete, Juara III: Ratmini/ Dwi Sulis dan Nining/ Ketut Sukarniti

KU 50+
Juara I: Luciana Lolong/ Polianthes Sapulete, Juara II: Ratmini/ Irawati Moerid, Juara III: Conny M/ Nita S dan Herlin/ Suparti

KU 60+
Juara I: Jenni Maukar/ Tanya N, Juara II: Nurhayati/ Juariyah, Juara III: Rosye Da Costa/ Luciana Hakim dan Imelda Lontoh/ Inne Pasla

 



Sumber: Suara Pembaruan