Antisipasi Virus Korona, Turnamen Predator League 2020 Ditunda

Antisipasi Virus Korona, Turnamen Predator League 2020 Ditunda
Babak Final Indonesia pada Asia Pacific Predator League 2020 pada Januari lalu. ( Foto: Beritasatu Photo / Hendro Situmorang )
Hendro D Situmorang / FER Kamis, 6 Februari 2020 | 16:14 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Wabah virus korona di Tiongkok semakin meluas dan menyebar ke berbagai negara. Bahkan, jumlah korban meninggal dunia hingga Kamis (6/2/2020) telah menembus angka 560 orang.

Buka Tahun 2020, Victim Esports Sudah Sabet 7 Gelar Juara

Kasus virus korona ternyata berdampak pada dunia olahraga. Sejumlah event dan kejuaraaan terpaksa harus dibatalkan. Paling terbaru, turnamen Asia Pacific Predator League 2020 yang seharusnya digelar di Filipina terpaksa ditunda.

"Acer hari ini mengumumkan penundaan turnamen Asia Pacific Predator League 2020 sebagai antisipasi terhadap resiko kesehatan dan keselamatan para pemain, penonton, dan semua pihak yang berkaitan dengan kegiatan tersebut," demikian pernyataan resmi penyelenggara Asia Pacific Predator League 2020, Kamis (6/2/2020).

Asia Pacific Predator League 2020 awalnya direncanakan digelar di Manila, Filipina dari 19 hingga 23 Februari 2020. Tiket sebanyak 20.000 lembar juga sudah terjual habis. Namun, ancaman virus korona membuat Acer memilih menundanya ke bulan Juni atau Juli mendatang.

24 Tim eSport Bertarung di Final Predator League 2020

"Acer akan terus memantau dengan cermat segala kondisi yang berhubungan dengan beredarnya coronavirus (2019-nCoV) dan selanjutnya akan mengumumkan kembali kapan turnamen akan digelar setelah menentukan tanggal yang pasti," kata pihak Acer.

Boom Esports dan Victim Rise menjadi perwakilan Indonesia di babak Grand Final Asia Pacific Predator League 2020 yang akan diselenggarakan di Manila, Filipina pada 22-23 Februari 2020.

Keduanya akan beradu strategi dengan tim lainnya dari 17 negara Asia Pasifik untuk memperebutkan gelar juara dengan total hadiah US$ 400.000.



Sumber: Suara Pembaruan