Wabah Corona, Wakil Ketua DPRD: Pertimbangkan Pembatalan Formula E

Wabah Corona, Wakil Ketua DPRD: Pertimbangkan Pembatalan Formula E
Formula E ( Foto: Bosch )
/ YUD Senin, 9 Maret 2020 | 21:41 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Merebaknya virus corona saat ini harus jadi pertimbangan pembatalan pagelaran Formula E di DKI Jakarta. Hal itu diutarakan oleh Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik terkait merebaknya wabah virus corona di Indonesia pada saat ini. 

"Saya kira itu harus jadi bahan pertimbangan juga (untuk menggelar Formula E) bahwa saat ini tengah ada merebak virus corona," kata Taufik di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (9/3/2020).

Baca juga: Dihantui Corona, Australia Siap Gelar Seri Pembuka Formula 1

Taufik mengatakan seharusnya ada komunikasi antara Pemprov DKI Jakarta dengan organisasi internasional, Formula E Operations Limited (FEO), dalam waktu dekat dengan tidak menunggu hingga bulan Juni (jadwal pergelaran Formula E) sebagai antisipasi perkembangan yang terjadi menyusul meningkatnya jumlah pasien positif corona.

"Harus ada komunikasi antara Pemprov DKI dengan pihak internasional yang memiliki acara. Kan gak bisa tiba-tiba putusin, yang sana bisa marah. Ada komunikasi, kan event-event di dunia juga ada yang ditunda," ucap Taufik.

Taufik mengajak jangan dipandang untung dan ruginya jika Formula E dihentikan, pasalnya kondisi ini adalah situasional karena virus corona.

Baca juga: Corona, Sandiaga Minta Pemprov Tidak Pentingkan Gelaran Formula E

"Jangan lihat untung ruginya, ini kan situasional, karena corona. Jangan lihat sudah bayar commitment fee atau apa. Corona kan sudah merebak ke seluruh dunia, ini harus diantisipasi," ucapnya.

Diketahui anggaran total perhelatan balap mobil Formula E 2020 yang diajukan Pemprov DKI Jakarta senilai Rp 1,3 triliun.



Sumber: ANTARA