Dampak Corona, Proliga 2020 Dihentikan Sementara

Dampak Corona, Proliga 2020 Dihentikan Sementara
Laga antara tim Jakarta Garuda (JGA) dan Surabaya Bhayangkara Samator (SBS) dalam kompetisi bola voli Proliga 2020. ( Foto: ist )
Fuska Sani Evani / YUD Minggu, 15 Maret 2020 | 18:47 WIB

Yogyakarta, Beritasatu.com - Usai laga seri ketiga putaran kedua Proliga 2020 yang digelar Jumat hingga Minggu (13-15/3/2020) di GOR Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), kompetisi tahunan ini dihentikan sementara, mengingat kondisi Tanah Air yang tak luput dari paparan virus corona.

Hal tersebut diumumkan oleh Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI), Imam Sudjarwo melalui keterangan tertulis, Minggu (15/3/2020). Pemberhentian sementara itu mulai berlaku Senin tanggal 16 Maret, menunggu situsi dampak persebaran virus corona.

Baca juga: Proliga 2020: Petrokimia Kalah, Putri BNI Lolos ke Final Four

Sementara itu diketahui, Proliga 2020 baru saja menggelar putaran kedua minggu ketiga Proliga 2020 di Yogyakarta masih berlangsung untuk menentukan tiket final four.

Tim-tim yang berlaga, tetap menunjukkan performa sempurna dalam berkompetisi sekaligus menghibur penonton.

Tim putri Bandung bjb Tandamata (BJB) keluar sebagai juara putaran kedua Proliga 2020 setelah dalam laga penentuan mengalahkan Jakarta Pertamina Energi (JPE) 3-1 (25-17, 26-24, 11-25, 25-11) pada hari terakhir seri ketiga putaran kedua, Minggu (15/3/2020) di GOR UNY, Yogyakarta.

Aprilia Manganang dan kawan-kawannya terus melaju hingga akhir pertandingan, meski sempat terjadi protes oleh bjb kepada wasit di pertengahan sampai akhirnya permainan ditutup oleh bjb dengan skor 25-16. Tim besutan Risco Herlambang itu menyudahi empat laga di putaran kedua ini tanpa kekalahan. Berlian Marshella dkk. mendapat hadiah uang pembinaan sebesar Rp 15 juta.

Baca juga: Karena Corona, Liga 1 dan 2 Dihentikan Sementara

Pelatih bjb, Risco Herlambang mengucap syukur atas kesuksesan yang ia dan tim raih pada putaran dua yang berlangsung di tiga kota, Gresik, Bandung, dan Yogyakarta ini.

Pemain JPE, Agustin Wulandhari juga mengatakan, targetnya bukan memang di putaran kedua ini. “Jadi kekalahan di sini sih untuk kami sendiri dijadikan pelajaran saja. Kalau menang Alhamdulillah, kalau kalah ya sudah. Saya bersyukur kalahnya disini, jadi bisa tampil lebih baik lagi di babak final four nanti," tutur Agustin.

Agustin mengakui kalau timnya sempat tertekan, di set satu dan dua. “Kami juga banyak melakukan kesalahan sendiri," ujarnya.

Sementara itu, tim putra Jakarta BNI 46 tetap kokoh di puncak klasemen sementara Proliga 2020, setelah Sabtu (14/3/2020) memukul Palembang Bank SumselBabel (PBS) 3-0 (25-23, 25-13, 27-25) pada laga terakhir seri ketiga putaran kedua hari kedua.

Kemenangan ini membuat BNI hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk menjuarai putaran kedua.

Tim asuhan Samsul Jais ini memastikan jika menang maka BNI juara putaran kedua karena dari lima laga di putaran kedua belum terkalahkan.

Pesaing terdekatnya adalah Surabaya Bhayangkara Samator (BSB) yang akan bertemu dengan Lamongan Sadang MHS, juara bertahan sudah memenangkan tiga laga dan satu kalah dengan poin sembilan. Jika BNI kalah dan BSN, maka masih akan berhitung poin karena nilai kemenangan sama, empat kali.

Samsul Jaiz menjelaskan bahwa amannya posisi tim yang ia asuh di klasemen tidak serta merta membuat performa menjadi melorot.

"Kami memang sudah aman kan, tapi evaluasi pertandingan tetap selalu ada. Saya selalu bilang, bahwa pertama kami tetap fokus untum menang, yang kedua bagaimana caranya saya bisa merotasi pemain dengan benar. Alhamdulillah, hal tersebut sudah saya coba di pertandingan tadi dan menang," jelas Samsul Jaiz.

Sementara itu, tim putri tuan rumah, Putri Jakarta BNI 46 menjadi tim putri keempat yang lolos babak final four Proliga 2020.

Penampilan pamungkas Gresik Petrokimia Puslatda KONI Jatim (GJA) pada Proliga 2020 ini harus dihadapkan dengan skuad asuhan Chamnan Dokmai pada Sabtu (14/3/2020).

Kemenangan Jakarta PGN Popsivo Polwan (JPP) dengan skor akhir 3-0 (25-18, 25-11, 25-14), membuat Putri Jakarta BNI 46 terus melaju.

Sedangkan bagi JPP yang kini berada di peringkat ketiga klasemen utama, kemenangan ini tidak berpengaruh apa-apa. Perolehan yang diraih oleh JPP hingga saat ini adalah 12 poin, empat kali menang dan tiga kali kalah.



Sumber: BeritaSatu.com