Olimpiade 2020 Ditunda, Anggaran Pelatnas Ditinjau Ulang

Olimpiade 2020 Ditunda, Anggaran Pelatnas Ditinjau Ulang
Gatot Dewa Broto. (Foto: Antara)
Hendro D Situmorang / CAH Rabu, 25 Maret 2020 | 17:21 WIB

 

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kempora) akan meninjau ulang kebutuhan anggaran atlet untuk pelatnas Olimpiade 2020, Paralimpiade 2020 serta pelatnas jangka panjang yang berdampak atas penundaan Olimpiade Tokyo 2020 hingga satu tahun ke depan.

"Kempora bersama NOC Indonesia (Komite Olimpiade Indonesia/KOI) dan NPC (Komite Paralimpiade Nasional) akan segera mereview ulang kebutuhan anggaran yang tersedia karena pemerintah sedang memfokuskan pada penanganan virus corona," kata Sekretaris Kempora, Gatot S. Dewa Broto, ketika dihubungi Rabu (25/3/2020).

Saat ini sudah 10 cabang olahraga (cabor) yang sudah menandatangani nota kesepahaman (MoU) terkait dana pelatnas Olimpiade dan pelatnas jangka panjang. Kempora meminta kepada pihak-pihak yang melakukan pelatnas untuk tetap mengutamakan keselamatan dan kesehatan sesuai protokol yang sudah ditetapkan pemerintah.

"Jika terpaksa dengan long distance supervision disesuaikan dengan anggaran yang tersedia," kata Gatot.

Kempora, lanjut Gatot, menghormati sepenuhnya keputusan bersama Komite Olimpiade Internasional (IOC) dan The Tokyo 2020 Organising Committee sebagai pihak penyelenggara yang menunda pelaksanaan Olimpiade 2020.

Pemerintah Indonesia juga mengapresiasi sikap bijaksana dari Presiden IOC, Thomas Bach dan Pemerintah Jepang di bawah pimpinan Perdana Menteri Jepang, Abe Shinzo, yang lebih mengutamakan keselamatan seluruh atlet dan semua pihak yang akan terlibat dalam ajang olahraga tersebut.

Kempora mendukung sepenuhnya kesepakatan tersebut yang memastikan bahwa Olimpiade Tokyo yang akan berlangsung paling lambat tahun depan akan digabung dengan Paralimpik, sehingga akan bernama Olympic and Paralympic Games Tokyo 2020.

"Khusus kepada NOC dan NPC Indonesia dan seluruh pimpinan cabor serta para atlet yang sudah cukup lama melakukan persiapan, Kempora sepenuhnya percaya bahwa mereka ini tentu sangat memahami, karena penundaan ini tidak hanya berdampak pada Indonesia, tetapi juga seluruh negara di dunia, dan apalagi kerepotannya yang dialami Pemerintah Jepang," ungkap dia.

Oleh karena itu, untuk para atlet khususnya yang sudah dan belum lolos kualifikasi olimpiade dan paralimpik untuk tetap semangat dalam berlatih dengan tetap memperhatikan situasi dan kondisi akibat masih merebaknya virus corona.

 



Sumber: BeritaSatu.com