Atlet yang Lolos Kualifikasi Olimpiade Dipastikan Posisinya Tetap Aman

Atlet yang Lolos Kualifikasi Olimpiade Dipastikan Posisinya Tetap Aman
Ilustrasi Olimpiade 2020 Jepang. ( Foto: Olympic.org )
/ YUD Jumat, 27 Maret 2020 | 19:52 WIB

Lausanne, Beritasatu.com - Atlet yang sudah berhasil lolos kualifikasi Olimpiade 2020 dipastikan takkan kehilangan posisinya. Hal itu ditegaskan oleh Komite Olimpiade Internasional (IOC) terkait atlet yang lolos kualifikasi Olimpiade yang diundur ke tahun depan karena pandemi virus corona.

Dilansir dari AFP, Jumat (27/3/2020), IOC bersama 32 federasi olahraga internasional telah melakukan telekonferensi pada Kamis (26/3/2020) dan memutuskan untuk menghargai proses kualifikasi yang telah berlangsung.

Baca juga: Olimpiade 2020 Ditunda, Ahsan-Hendra Sebut Langkah Terbaik

"Thomas Bach (Presiden IOC) pertama-tama menjelaskan soal alasan dari penundaan Olimpiade, lalu dia mengatakan bahwa atlet yang telah lolos akan otomatis berlaga pada 2021," kata salah satu peserta telekonferensi.

"Salah satu pembahasannya adalah mengetahui kapan dan bagaimana menyusun proses kualifikasinya," tambahnya.

Baca juga: Olimpiade 2020 Diundur, KOI Pastikan Pelatnas Tetap Berjalan

Tercatat sudah ada sekitar 57 persen dari total 11 ribu atlet yang lolos ketika IOC memutuskan menunda pesta olahraga empat tahunan itu ke tahun depan.

Sementara itu, 43 persen kuota tersisa masih akan terus dibahas oleh IOC dan seluruh federasi olahraga internasional.

Olimpiade 2020 Tokyo yang sedianya digelar pada 24 Juli hingga 9 Agustus resmi ditunda penyelenggaraannya setahun ke depan demi keselamatan para atlet, ofisial, dan semua orang yang terlibat di dalamnya di tengah pandemi global virus corona yang melanda negara-negara di dunia.

Baca juga: Olimpiade 2020 Ditunda, Anggaran Pelatnas Ditinjau Ulang

Pandemi virus corona sebelumnya juga telah membuat banyak turnamen kualifikasi harus dibatalkan.

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan soal kelanjutan proses kualifikasi, apakah akan terus berlanjut atau dihentikan sementara.

Jika mengacu pada jadwal normal, proses kualifikasi berakhir pada April-Juni. Namun dengan ditundanya Olimpiade hingga 2021, proses kualifikasi masih belum mendapat kejelasan.

Pembicaraan soal nasib sistem kualifikasi baru diperkirakan akan membuahkan hasil setelah empat pekan ke depan ketika IOC sudah menentukan tanggal pasti penyelenggaraan Olimpiade.



Sumber: ANTARA