Menpora Imbau Atlet Pandai Kelola Keuangan

Menpora Imbau Atlet Pandai Kelola Keuangan
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali. ( Foto: Istimewa )
Hendro D Situmorang / AMA Kamis, 14 Mei 2020 | 16:57 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali mengimbau para atlet pandai mengelola keuangan, baik di masa pandemi Covid-19 maupun nanti saat situasi kembali normal. Ini penting untuk masa depan para atlet sendiri. Sebab, tidak sedikit mantan atlet yang tidak mampu bertahan hidup ketika kariernya habis karena gagal mengelola keuangan secara baik.

“Ini perlu dilakukan agar masa depan atlet bisa lebih baik. Kita tidak dapat menutup mata dari mantan atlet profesional yang pada akhir kariernya malah tidak mampu untuk bertahan hidup, karena pada saat masa jayanya di mana memiliki income yang cukup, tetapi tidak bijak mengatur keuangannya, apalagi untuk berinvestasi,” kata Zainudin Amali saat membuka Webinar Short Course Atlet Nasional (SCAN) secara virtual dari Ruangan Situation, Kantor Kempora, Kamis (14/5/2020). Acara diikuti oleh ratusan atlet, pelatih, serta pemangku kepentingan olahraga.

Ia mencontohkan, pada SEA Games 2019 lalu, atlet yang mendapat medali emas diberikan bonus oleh pemerintah. Jika tidak bijak dalam mengelola keuangan, pasti menjadi sia-sia, karena akan digunakan untuk hal-hal yang konsumtif. “Kami tidak ingin hal itu terjadi bagi atlet dan pelatih, makanya kami mengundang pakar-pakar keuangan dan investasi untuk memberikan short course kepada atlet dan pelatih melalui webinar ini,” tambah Menpora.

Sebagai publik figur dan idola masyarakat, para atlet juga diimbau untuk mengelola media sosial masing-masing secara baik dan menginspirasi. “Atlet harus memahami cara menggunakan media sosial secara bijak, tepat, dan berguna terutama di masa pandemi ini, sehingga dapat turut membantu menyebarkan berita-berita yang bermanfaat bagi masyarakat,” kata politisi Partai Golkar itu.

Plt Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kempora, Chandra Bhakti menambahkan, acara ini merupakan pengganti kegiatan yang sebelumnya dirancang sebagai ajang silaturahmi para atlet, pelatih, manajer, dan berbagai pemangku kepentingan olahraga secara tatap muka.

Pada bagian lain, Zainudin Amali menegaskan, kesehatan dan keselamatan atlet, pelatih, serta ofisial menjadi yang utama di tengah pandemi saat ini. Untuk Kempora terus memantau latihan atlet dan kegiatan berbagai cabang olahraga yang dilakukan secara mandiri guna mematuhi protokol kesehatan dijalankan dengan baik.

“Kami tetap memantau apa yang dilakukan pelatnas, juga memantau latihan yang dilakukan secara sendiri. Kami apresiasi itu. Tetap jaga kebugaran. Kami tahu, ini tidak akan maksimal untuk tujuan prestasi. Tetapi situasi seperti ini, upaya seminimal apa pun dilakukan untuk menjaga kebugaran. Lalu, awal Mei, Kempora juga mempublikasikan lomba senam stay at home. Jika peserta Webinar ini berniat, silakan ikut lomba dan ini ada hadiahnya,” tutup Menpora.



Sumber: Suara Pembaruan