PB PGSI Dukung KOBI Jadi Anggota KONI Pusat

PB PGSI Dukung KOBI Jadi Anggota KONI Pusat
Ketua Umum PB PGSI Trimedya Panjaitan (kanan) dengan Ketua Umum KOBI Ardiansyah Bakrie (kiri). (Foto: Istimewa)
Hendro D Situmorang / CAR Rabu, 29 Juli 2020 | 07:48 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pengurus Besar Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PB PGSI) memberikan dukungan penuh kepada Komite Olahraga Beladiri Indonesia (KOBI) menjadi anggota KONI Pusat. Hal ini terungkap dalam pertemuan antara Ketua Umum PGSI, Trimedya Panjaitan dengan Ketua Umum KOBI Ardiansyah Bakrie, belum lama ini.

Ardiansyah Bakrie didampingi jajaran Pengurus KOBI Amatir diantaranya Taufan E Nugroho (Waketum Bidang Organisasi), Reva Deddy Utama (Waketum Bidang Media dan PR), Fransino Tirta (Waketum Binpres), Hari Raharjo (Sekjen). Sementara Trimedya Panjaitan didampingi Mohamad Amir (Sekjen), Gusti Randa (Kabid Binpres) dan Diarson Lubis (Bidang Organisasi).

Dalam pertemuan ini, PB PGSI mengharapkan KOBI Amatir bisa secepatnya menjadi anggota KONI Pusat. KOBI sudah mendaftar ke KONI Pusat dan akan dibahas dalam Rakernas KONI Pusat, akhir Agustus 2020.

“PGSI setuju dan mendukung KOBI masuk menjadi salah satu anggota KONI Pusat. Kita juga membantu, karena kami ada di 24 provinsi, kita akan komunikasikan dengan Pengprov PGSI di daerah juga dengan KONI-KONI daerah,” papar Trimedya Panjaitan dalam keterangannya Rabu (29/7/2020).

Sementara itu Ardiansyah menyatakan banyak masukan yang diberikan dan sangat berarti ketika KOBI menjadi anggota KONI Pusat. “Apa yang harus dilakukan dan tidak, termasuk rambu-rambunya banyak diberikan tanpa ada rahasia sama sekali. Saya langsung merasa seperti keluarga. Karena hanya teman sejatilah yang bisa memberi masukan yang baik,” kata Ardiansyah.

Selain itu juga PB PGSI dan KOBI akan menjalin kerjasama terkait pembinaan olahraga beladiri di Indonesia.

“Kita berharap ada kerjasama strageis dengan PGSI dan KOBI. Ternyata dari One Pride, banyak yang disiplinnya dari gulat. Apalagi dalam pandemi sekarang event-nya jarang, jadi kalau bisa ditampilkan akan menjadi sarana pegulat untuk berprestasi,” harap Trimedya.

Ardiansyah pun menyebut, “Rencana adanya kerjasama PGSI dengan KOBI atau kerja sama setingkat lebih tinggi lainnya atau bisa juga dengan One Pride dan lain-lain, itu adalah sesuatu yang harus dilakukan. Banyak disilpin dari MMA adalah gulat. Semoga bisa sam-sama memajukan olahraga ini.”

Sebelumnya, KOBI juga sudah mendapat dukungan dari Ketua Umum Wushu yakni Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto yang juga Ketua Umum PB Forki.

KOBI didirikan sejak 2015 yang kemudian menjadi anggota BOPI atau Badan Olahraga Profesional Indonesia sejak 2016. Saat ini KOBI memiliki sekitar 800 petarung, dari 70 klub yang tersebar di 27 provinsi. Serta memiliki 7 petarung putra dan 1 putri menyandang gelar juara nasional.

Sejak 2019 KOBI telah menjadi anggota IMMAF (International Mix Martial Art Federation) dan WMMAA (World Mixed Martial Arts Association). Dua federasi yang membawahi MMA amatir.



Sumber: BeritaSatu.com