Copyright © 2023 BeritaSatu
Allright Reserved

Internet Gantikan Peran Televisi? Ini Kata Nielsen Indonesia

Jumat, 9 Desember 2022 | 03:09 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / FFS
Direktur Eksekutif Nielsen Indonesia, Hellen Katherina pada acara “Peluncuran Streaming Content Rating di Indonesia”, di Jakarta, Kamis, 8 Desember 2022.

Jakarta, Beritasatu.com – Hasil survei Nielsen Indonesia 2022 menunjukkan penggunaan internet mengalami perkembangan cukup signifikan. Namun, kehadiran internet tidak dapat menggantikan peran dari televisi (TV).

Direktur Eksekutif Nielsen Indonesia, Hellen Katherina menuturkan, televisi dan internet saling melengkapi. Hal ini karena kedua media yang paling banyak diakses masyarakat Indonesia itu saling melengkapi.

“Ini diketahui dari pertanyaan menonton televisi kemarin dan mengakses internet kemarin kepada semua orang di 11 kota besar,” kata Hellen pada acara “Peluncuran Streaming Content Rating di Indonesia”, di Jakarta, Kamis (8/12/2022).

“Jadi internet menggantikan televisi, tidak terjadi. Kami melihat internet dan televisi ini saling melengkapi,” sambungnya.

Nielsen Indonesia melakukan survei pada Juni 2022 hingga Agustus 2022 terhadap 11.500 responden dari televisi panel dan mobile panel sebanyak 3.700 individu. Responden berusia lebih dari 10 tahun dan memiliki televisi berfungsi baik di Indonesia dan memiliki smartphone pribadi.

Survei ini dilakukan di 11 kota besar di Indonesia meliputi Bandung, Banjarmasin, Denpasar, Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, Makassar, Medan, Palembang, Semarang dan Surakarta. Adapun cakupan kepemirsaan adalah aplikasi YouTube, Vidio, Viu, Netflix, Disney+Hostar, RCTI+, iQIYI, dan Vision.

Hasil survei tersebut menunjukkan televisi mengalami penurunan akses, yakni pada 2019 ada 93,7% dan pada 2022 menurun menjadi 81,1% yang menonton televisi. Sementara itu, internet mengalami pertumbuhan yang signifikan yakni dari 55,1% pada 2019 menjadi 76,7% pada 2022.

Dari sisi usia, Nielsen Indonesia menyebutkan, masyarakat yang menonton televisi terdiri dari 51% perempuan dan 49% laki-laki. Adapun rata-rata usia di atas 50 tahun 23%, 40-49 tahun sebanyak 18%, 30-39 tahun sebanyak 21%, 20-29 tahun sebanyak 20%, dan 10-19 tahun sebanyak 19%.

Sementara itu, untuk orang mengakses internet, sebanyak 52% merupakan laki-laki dan 48% perempuan dengan perincian; usia di atas 50 tahun ada 12%, 40-49 tahun sebanyak 17%, 30-39 tahun sebanyak 23%, 20-29% sebanyak 26%, dan 10-19 tahun sebanyak 22%.

Hellen menjelaskan, melonjaknya masyarakat yang mengakses internet karena kepemilikan smartphone. Hal itu mendorong pertumbuhan streaming di mobile. Meski demikian, televisi dan internet saling melengkapi dari segi profil pemirsa.

“Di mana TV linear menjangkau usia dewasa, sementara internet menjangkau usia muda,” ucapnya.

Adapun cara ataupun strategi survei yang dilakukan oleh Nielsen Indonesia, yakni alat peoplemeter Nielsen dipasang di televisi rumah tangga panel untuk menangkap kebiasaan menonton TV linear. Sementara itu, Nielsen mobile meters app yang ada di smartphone panel menangkap kebiasaan menonton streaming via mobile.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI