Logo BeritaSatu

Ini Beda Nyeri Dada GERD dan Jantung Tersumbat Menurut Siloam Agora

Jumat, 15 Juli 2022 | 12:15 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Jakarta, Beritasatu.com- Nyeri pada dada kiri umumnya dirasakan sejumlah orang dengan beberapa asumsi. Umumnya nyeri disebabkan oleh adanya penyempitan atau sumbatan pada pembuluh darah jantung atau adanya gejala Gerd (gastroesophageal reflux disease).

Melalui bincang sehat pada aplikasi Live Instagram, Dokter Spesialis Penyakit Dalam dari Siloam Hospitals Agora, Gerald Toreh menjelaskan Gerd. Menurut dia, Gerd adalah suatu keadaan patologis akibat naiknya asam lambung yang mengisi suatu bagian dari saluran pencernaan yang menghubungkan kerongkongan dengan lambung (esofagus) dan sampai saluran napas.

“Pada kasus Gerd, meski timbul rasa nyeri pada dada, kondisi ini tidak berdampak bahaya pada jantung, meskipun sama-sama menimbulkan sensasi perih atau nyeri dan tekanan di dada bahkan napas terasa berat. Namun, ada beberapa hal yang membuat keduanya berbeda,” katanya, Rabu (13/7/2022).

Gerald Toreh mengatakan, perbedaan yang paling mendasar antara Gerd dengan serangan jantung adalah nyeri di dada akibat gerd biasanya disertai sensasi terbakar (heartburn) juga terasa lebih sakit ketika menarik napas. Sementara nyeri dada yang merupakan gejala serangan jantung akan terasa seperti remasan, cubitan akan ada seperti tekanan (beban) yang sangat kuat.

"Dan kedua keluhan atau penyakit ini di rasakan di dada sebelah kiri penderita,” tuturnya

Secara umum, Gerd tidak juga menjadi pemicu serangan jantung apalagi menyebabkan kematian hanya rasa 'kurang nyaman' dan nyeri yang menggangu

Dan dari banyak jenis penyakit jantung yang mempunyai gejala menyerupai Gerd adalah Penyakit Jantung Koroner (pjk) yang dapat diartikan penyempitan (hambat) pembuluh darah arteri jantung yang dimana pembuluh darah tersebut befungsi sebagai penyuplai nutrisi dan oksigen. Adapun gejala nyeri dada akibat serangan jantung biasanya membuat pengidapnya merasa dadanya sedang tertindih beban yg berat, diremas, dan sangat tidak nyaman.

"Selain itu, nyeri dada juga sering kali disertai dengan gejala lain, seperti mual, sesak napas, keringat dingin, kepala terasa ringan, dan rasa lelah", ungkap Gerald Toreh dalam edukasi yang diikuti puluhan viewer pada aplikasi Live Instagram..

Dikatakan Gerald Toreh, beberapa hal penyebab atau pencetus penyakit Gerd maupun serangan jantung adalah serupa, yaitu gaya hidup tidak sehat, merokok dan konsumsi alkohol secara kontinyu serta malas berolahraga.

Penanganan

Penyakit Gerd yang tidak ditangani dengan baik dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan yang lebih serius, seperti radang kerongkongan jangka panjang (esophagitis), penyempitan esofagus.

Pada jangka panjang, Gerd dapat menyebabkan kanker. Sementara itu, serangan jantung adalah kondisi darurat medis yang harus segera mendapatkan pertolongan. Jadi, jika mengalami nyeri dada atau gejala lainnya, segera cari bantuan medis, agar tidak mengancam nyawa pengidapnya.

Adapun dalam penanganan di awal gejala nyeri dada, Dokter Spesialis Penyakit Dalam dari Siloam Hospitals Agora, Gerald Toreh, menyarankan untuk penanganan awal Gerd dapat menkonsumsi Obat Maag ( antasida) dan menghindari stress berlebih, hingga mengurangi konsumsi kopi yang terlalu berlebihan, dan meninggikan posisi kepala saat tidur.

"Penanganan nyeri dada akibat penyakit jantung koroner dan jenis penyakit jantung lainnya tentunya didasari dengan mengontrol penyakit dasarnya seperti diabetes,darah tinggi,kolesterol,dll dengan modifikasi gaya hidup,olahraga,konsumsi obat-obatan secara teratur dan rutin memeriksakan diri ke dokter, Selain itu penting untuk mengurangi konsumsi garam,” paparnya.

Di akhir sesi edukasinya, diingatkan pula pada saat gejala penyakit GERD dirasakan, agar disarankan jangan tidur dengan posisi terlentang namun seperti setengah duduk.

"Cara terbaik adalah segera menetapkan gaya hidup sehat, berolahraga dan segera konsultasikan ke dokter jika gejala nyeri pada dada timbul secara berkelanjutan,” tambah Gerald Toreh.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Reynanta, Dokter yang Lebih Terkenal di Dunia Tarik Suara

Dokter Reynanta, pria kelahiran Medan, Sumut, berprofesi sebagai dokter spesialis  tetapi lebih terkenal di dunia tarik suara.

LIFESTYLE | 3 Oktober 2022

Paula Verhoeven Sempat Ingatkan Baim Wong soal Konten Prank KDRT

Paula Verhoeven mengaku sempat mengingatkan suaminya, Baim Wong sebelum keduanya membuat konten prank KDRT di Polsek Kebayoran Lama.

LIFESTYLE | 3 Oktober 2022

PINTU Incubator Memasuki Tahapan Kerja Sama Internasional

Pintu incubator diharapkan menjadi sarana menyatukan anak muda Indonesia-Prancis berbagi pengetahuan khususnya dalam industri mode.

LIFESTYLE | 3 Oktober 2022

Tanamkan Cinta Budaya Bangsa, Ini Cara MIN 1 Kota Malang

Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Kota Malang memiliki cara tersendiri guna menanamkan cinta budaya bangsa,

LIFESTYLE | 4 Oktober 2022

Ini Strategi MAN 2 Kota Malang Ukir Berbagai Prestasi

Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Malang melalukan berbagai upaya guna mencetak prestasi di dalam maupun luar negeri.

LIFESTYLE | 4 Oktober 2022

Ini Upaya Nippon Paint Dukung Literasi Seni Indonesia

Nippon Paint memberikan dukungan terhadap literasi seni di Indonesia melalui cat semprot legendaris Pylox pada gelaran Comic Con di Jakarta.

LIFESTYLE | 4 Oktober 2022

Guru Agama Islam Diminta Tingkatkan Moderasi Beragama

Guru Pendidikan Agama Islam diingatkan mengenai pentingnya peningkatan kapasitas moderasi beragama.

LIFESTYLE | 3 Oktober 2022

3 Tahun Vakum, Aliando Syarief Comeback lewat Film Argantara

Film Argantara menjadi proyek comeback Aliando Syarief, setelah tiga tahun lamanya vakum dari dunia seni peran.

LIFESTYLE | 3 Oktober 2022

Rendahnya Literasi Digital Dorong Terjadinya Ujaran Kebencian di Media Digital

Tingkat literasi digital yang masih rendah menjadi pendorong terjadinya ujaran kebencian di media digital.

LIFESTYLE | 3 Oktober 2022

Petualangan yang Baru dan Seru dalam 360 Hong Kong Moments

Hong Kong Tourism Board tawarkan "360 Hong Kong Moments", pariwisata dengan pengalaman baru dan lengkap.

LIFESTYLE | 23 September 2022


TAG POPULER

# Tragedi Kanjuruhan


# Lesti Kejora


# Pembantaian di Papua Barat


# Arema FC


# Raja Charles III


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Tanamkan Cinta Budaya Bangsa, Ini Cara MIN 1 Kota Malang

Tanamkan Cinta Budaya Bangsa, Ini Cara MIN 1 Kota Malang

LIFESTYLE | 17 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings