Logo BeritaSatu

Apa Itu Self Healing? Ini Tips Sembuh dari Luka dalam Diri

Senin, 8 Agustus 2022 | 23:36 WIB
Oleh : Claudia Ramadhani / CLA

Jakarta, Beritasatu.com - Self healing, menjadi satu kata yang sedang ramai disebut-sebut oleh banyak orang, khususnya anak muda. Banyak yang bilang, self healing diperlukan untuk melepas stres, benarkah demikian? Jadi, apa itu self healing?

Self healing adalah proses pemulihan dari kondisi kesehatan yang buruk, baik itu kesehatan mental, kesehatan fisik, atau keduanya. Meski begitu, proses self healing dari berbagai kejadian seperti trauma, depresi, cemas, dan stres, masih menjadi topik penelitian yang terus dipelajari.

Siapa yang membutuhkan self healing?
Banyak dari kita yang tengah berjuang menghadapi berbagai masalah dan rintangan dalam hidup yang berkaitan dengan kesehatan mental dan fisik. Jadi, umumnya self healing diperlukan oleh semua orang. Akan tetapi, self healing juga menawarkan manfaat yang lebih besar, bagi orang-orang yang sangat termotivasi untuk bisa sembuh dari luka di dalam dirinya.

Self healing pun tidak bisa dilakukan secara instan, butuh waktu dan usaha untuk benar-benar bisa sembuh dari luka di dalam diri kita. Usaha yang tekun, adalah kunci untuk melihat keberhasilan self healing yang kita lakukan.

Lalu, bagaimana cara kita bisa melakukan self healing untuk sembuh dari luka, khususnya luka emosional? Tak perlu selalu jalan-jalan ke pantai atau ke gunung, dikutip dari Berkeley Well Being, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk melakukan self healing, seperti:

Memaafkan diri sendiri
Sering kali, kita terlalu keras terhadap diri kita sendiri, dibandingkan dengan orang lain. Kita mungkin sering marah pada diri sendiri karena banyak hal, yang sebenarnya di luar kendali kita. Jika kita terlalu keras dengan diri sendiri, ini malah akan semakin mempersulit tubuh dan mental kita untuk sembuh.

Itu sebabnya, memaafkan diri sendiri dan berusaha lebih baik untuk diri sendiri, merupakan hal utama dalam self healing. Anda bisa memulai dengan menulis surat yang berisi hal-hal baik untuk diri kita sendiri. Anda juga bisa menuliskan berbagai motivasi untuk diri Anda.

Tetapkan juga batasan untuk diri Anda, sehingga dapat mencegah orang lain melakukan hal-hal yang melewati batas yang telah kita tetapkan. Belajarlah untuk bisa berkomunikasi dengan tegas, sehingga kita bisa menjaga diri kita sendiri dari hal-hal yang dapat menambah luka dalam diri kita.

Perbanyak istirahat
Salah satu cara self healing yang paling mudah adalah dengan istirahat. Kurang tidur bisa melemahkan sistem kekebalan tubuh, sehingga kita akan lebih sering sakit dan sulit sembuh dari penyakit atau luka yang sudah ada sebelumnya.

Selain itu, kurang tidur juga berkontribusi terhadap meningkatnya kadar hormon stres. Saat ada terlalu banyak hormon stres dalam aliran darah kita bisa menyebabkan gangguan cemas dan kelelahan ekstrem. Inilah yang membuat tidur atau istirahat menjadi satu hal yang penting untuk dilakukan dalam proses self healing.

Latihan pernapasan dalam
Saat kita telah berjuang keras dengan stres, tauma, atau masalah kesehatan mental dan fisik lainnya, tubuh kita selalu dalam keadaan waspada, dan sulit untuk relaks. Untuk itu, kita perlu lebih relaks agar stres tak berlarut membuat tubuh kita dalam mode waspada.

Salah satu cara termudah untuk relaks adalah dengan rutin melakukan latihan pernapasan dalam. Anda bisa melakukan latihan pernapasan dalam sambil melakukan meditasi. Cobalah untuk menarik napas selama empat hitungan, menahan napas selama empat hitungan, dan mengembuskan napas selama empat hitungan. Lakukan latihan pernapasan ini setiap hari, untuk bisa membuat tubuh lebih relaks dan membantu Anda sembuh dari berbagai luka yang tertanam dalam diri Anda.

Selain itu, ada beberapa kegiatan lain yang juga bisa membantu Anda melakukan self healing, seperti:

Mendengarkan musik atau lagu yang menenangkan
Musik yang menenangkan dapat membantu mengurangi stres dan mengatur suasana hati, sehingga self healing bisa lebih maksimal.

Mengurangi konsumsi makanan yang tidak sehat
Makanan yang tidak sehat seperti makanan cepat saji, makanan olahan, gula, alkohol, dan lain-lain, bisa menyebabkan tubuh dan bahkan pikiran Anda menjadi lebih stres. Cobalah mengonsumsi makanan-makanan yang lebih sehat, sehingga tingkat stres Anda juga bisa berkurang.

Tuliskan hal-hal yang membuat Anda bersyukur
Menuliskan berbagai hal yang bisa membuat Anda bersyukur, bisa membawa lebih banyak energi positif ke dalam hidup Anda. Energi positif ini dapat membantu proses self healing Anda, dan menyingkirkan energi negatif yang bisa memicu banyak masalah.

Berkebun
Penelitian menunjukkan bahwa berkebun memiliki banyak manfaat untuk kesehatan mental kita. Bahkan, berkebun juga bisa membantu mengurangi gejala depresi.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Najwa Raih Penghargaan, Netizen Bandingkan Prestasi Nikita

Para netizen membanding-bandingkan prestasi Najwa Shihab dengan Nikita Mirzani pasca Najwa meraih penghargaan.

LIFESTYLE | 25 September 2022

Najwa Shihab Raih Penghargaan Public Figure Inspiratif Terpopuler, Ini Respons Netizen

Di tengah kritikan pedas Nikita Mirzani, presenter Najwa Shihab justru menerima penghargaan sebagai Public Figure Inspiratif Terpopuler.

LIFESTYLE | 25 September 2022

Ini Tips Menikmati Liburan yang Aman dan Nyaman di Pantai

Liburan ke pantai merupakan salah satu pilihan terbaik untuk menghabiskan akhir pekan bersama keluarga atau teman.

LIFESTYLE | 25 September 2022

Menjauh dari Kanye West, Kim Kardashian Beli Mansion Rp 1 T

Untuk menjauh dari Kanye West, Kim Kardashian membeli mansion seharga US$ 70 juta atau setara lebih dari Rp 1 triliun.

LIFESTYLE | 25 September 2022

Gokil, Marshel Widianto dan Armuh Adu Balap Pakai Motor Galon

Media sosial dihebohkan dengan tantangan balap motor Marshel Widianto yang ditujukan kepada Arief Muhammad. 

LIFESTYLE | 24 September 2022

Pahami Rumus Etis Menjaga Jejak Digital

Jejak digital secara umum adalah jejak data yang dibuat dan ditinggalkan saat menggunakan perangkat digital.

LIFESTYLE | 24 September 2022

Transisi Endemi, Musisi Diajak Kembali ke Panggung

Transisi pandemi Covid-19 menuju endemi dinilai menjadi momentum tepat bagi kalangan musisi untuk menggebrak panggung hiburan.

LIFESTYLE | 24 September 2022

Vivere Group Kenalkan Wilsonart dan Arborite ke Pasar Interior Indonesia

Wilsonart menghadirkan 10 koleksi baru dan Arborite dengan 30 koleksi baru serta satu pilihan tekstur yakni Natural Touch (NT+).

LIFESTYLE | 24 September 2022

The Jakarta Dog Show Beri Edukasi Merawat Hewan Peliharaan

The Jakarta Dog Show 2022 digelar untuk menumbuhkan rasa cinta dan kepedulian manusia terhadap semua ras anjing.

LIFESTYLE | 24 September 2022

Orang Tua Jadi Garda Terdepan Cegah Cyberbullying pada Anak

Rendahnya etika digital berpeluang menciptakan ruang bagi pelaku perundungan di media sosial, platform chatting dan gim.

LIFESTYLE | 24 September 2022


TAG POPULER

# Iran


# Kudeta Tiongkok


# Guru Besar UGM Tergulung Ombak


# Xi Jinping


# Lukas Enembe


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Kasus Positif Kumulatif & Suspek Covid-19, 25 September 2022

Kasus Positif Kumulatif & Suspek Covid-19, 25 September 2022

NEWS | 3 jam yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings