Logo BeritaSatu

Apa Itu Text Neck Syndrome? Leher Kaku Gara-Gara Ponsel

Senin, 15 Agustus 2022 | 16:13 WIB
Oleh : Claudia Ramadhani / CLA

Jakarta, Beritasatu.com - Di era digital ini, ponsel pintar seolah sudah menjadi bagian dari hidup kita. Hampir semua hal, bisa kita lakukan dengan ponsel pintar, mulai dari komunikasi, bekerja, hingga berbelanja kebutuhan sehari-hari pun, bisa dilakukan dengan ponsel. Ini membuat kita tanpa sadar berjam-jam terpaku pada layar ponsel, yang kemudian menyebabkan leher kaku atau sakit. Kondisi leher kaku akibat penggunaan ponsel dalam waktu lama ini sering disebut dengan text neck syndrome.

Apa itu text neck syndrome?

Mengutip dari Clarity, text neck syndrome adalah kondisi leher kaku akibat stres berulang pada leher. Ini bisa terjadi akibat seseorang berada dalam posisi kepala yang menunduk untuk waktu yang lama. Menunduk terlalu lama bisa memengaruhi kelengkungan tulang belakang leher, otot leher, bahu, hingga punggung.

Saat Anda dalam posisi menunduk, leher akan menahan beban kepala dengan bobot yang lebih berat. Dalam posisi tegak, leher hanya akan menopang berat asli kepala, yakni sekitar 4,5–5 kg.

Jika Anda menunduk dalam posisi 15 derajat, berat kepala yang harus ditopang oleh leher Anda bahkan bertambah hingga dua kali lipat yakni sekitar 10–12 kg. Berat kepala yang harus ditopang oleh leher akan terus bertambah seiring dengan semakin dalamnya derajat tundukan kepala Anda. Bayangkan jika Anda terus menunduk dalam waktu yang lama, tentu leher Anda harus menopang bobot kepala yang semakin berat, dan ini bisa menyebabkan banyak masalah.

Text neck syndrome bisa menyebabkan banyak masalah lain, seperti radang sendi tulang belakang, otot tegang, cakram tulang belakang yang menonjol, hingga sakit kepala. Sementara itu, beberapa gejala text neck syndrome yakni:

  • Nyeri tajam yang mengganggu di leher dan bahu
  • Bahu dan leher terasa kaku, sehingga menyebabkan kesulitan bergerak
  • Sakit kepala yang intens dna konstan
  • Nyeri saraf yang ditandai dengan kesemutan dan mati rasa pada area leher dan bahu
  • Sakit mata

Jika Anda tidak ingin mengalami text neck syndrome, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan guna mencegah kondisi ini, seperti:

  • Pastikan Anda memegang ponsel sejajar dengan tinggi mata Anda, dan jangan posisikan ponsel terlalu dekat dengan mata. Pastikan Anda tidak menunduk atau membungkuk saat menggunakan ponsel.
  • Istirahatkan diri Anda dari ponsel. Lepaskan ponsel dari genggaman Anda, dan cobalah untuk bergerak atau sekadar melakukan latihan peregangan ringan selama 20–30 menit.
  • Pastikan postur punggung dan perut Anda tetap dalam posisi yang baik, sehingga dapat menopang kepala, leher, dan tubuh bagian atas lainnya dengan kuat.
  • Batasi penggunaan ponsel dalam sehari, saat ini sudah banyak ponsel yang memiliki fitur untuk membantu pengguna membatasi waktu penggunaan ponsel. Rutin dan konsistenlah dalam melakukan hal ini, sehingga Anda tak perlu tersiksa dengan text neck syndrome.

Text neck syndrome memang menjadi kondisi umum, mengingat kebanyakan dari kita sudah sangat bergantung pada penggunaan ponsel dalam kehidupan sehari-hari. Akan tetapi, jika sakit yang Anda rasakan akibat text neck syndrome sudah sangat mengganggu, dan bahkan Anda harus berjuang dengan kesemutan dan mati rasa, maka segera periksakan kondisi ini ke dokter.

Nantinya, dokter akan memberikan diagnosis yang jelas dan pengobatan medis yang tepat agar Anda bisa segera terbebas dari masalah ini.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Startup Ini Gratiskan Tagihan Listrik 500 Masjid dan Musala

Startup hotelmurah.com tergerak membantu membayarkan tagihan listrik 500 masjid dan musala, khususnya di daerah terpencil di Indonesia.

LIFESTYLE | 4 Oktober 2022

Reynanta, Dokter yang Lebih Terkenal di Dunia Tarik Suara

Dokter Reynanta, pria kelahiran Medan, Sumut, berprofesi sebagai dokter spesialis  tetapi lebih terkenal di dunia tarik suara.

LIFESTYLE | 3 Oktober 2022

Paula Verhoeven Sempat Ingatkan Baim Wong soal Konten Prank KDRT

Paula Verhoeven mengaku sempat mengingatkan suaminya, Baim Wong sebelum keduanya membuat konten prank KDRT di Polsek Kebayoran Lama.

LIFESTYLE | 3 Oktober 2022

PINTU Incubator Memasuki Tahapan Kerja Sama Internasional

Pintu incubator diharapkan menjadi sarana menyatukan anak muda Indonesia-Prancis berbagi pengetahuan khususnya dalam industri mode.

LIFESTYLE | 3 Oktober 2022

Tanamkan Cinta Budaya Bangsa, Ini Cara MIN 1 Kota Malang

Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Kota Malang memiliki cara tersendiri guna menanamkan cinta budaya bangsa,

LIFESTYLE | 4 Oktober 2022

Ini Strategi MAN 2 Kota Malang Ukir Berbagai Prestasi

Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Malang melalukan berbagai upaya guna mencetak prestasi di dalam maupun luar negeri.

LIFESTYLE | 4 Oktober 2022

Ini Upaya Nippon Paint Dukung Literasi Seni Indonesia

Nippon Paint memberikan dukungan terhadap literasi seni di Indonesia melalui cat semprot legendaris Pylox pada gelaran Comic Con di Jakarta.

LIFESTYLE | 4 Oktober 2022

Guru Agama Islam Diminta Tingkatkan Moderasi Beragama

Guru Pendidikan Agama Islam diingatkan mengenai pentingnya peningkatan kapasitas moderasi beragama.

LIFESTYLE | 3 Oktober 2022

3 Tahun Vakum, Aliando Syarief Comeback lewat Film Argantara

Film Argantara menjadi proyek comeback Aliando Syarief, setelah tiga tahun lamanya vakum dari dunia seni peran.

LIFESTYLE | 3 Oktober 2022

Rendahnya Literasi Digital Dorong Terjadinya Ujaran Kebencian di Media Digital

Tingkat literasi digital yang masih rendah menjadi pendorong terjadinya ujaran kebencian di media digital.

LIFESTYLE | 3 Oktober 2022


TAG POPULER

# Tragedi Kanjuruhan


# Lesti Kejora


# Pembantaian di Papua Barat


# Arema FC


# Raja Charles III


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
<em>Startup</em> Ini Gratiskan Tagihan Listrik 500 Masjid dan Musala

Startup Ini Gratiskan Tagihan Listrik 500 Masjid dan Musala

LIFESTYLE | 13 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings