Logo BeritaSatu

Platform Digital Menjadi Kunci Perkembangan Profesional Tenaga Pendidik

Sabtu, 27 Agustus 2022 | 11:41 WIB
Oleh : Happy Amanda Amalia / PYA

Jakarta, Beritasatu.com – Zoom Video Communications, Inc merilis laporan terbaru mengenai pentingnya institusi-institusi pendidikan di wilayah Asia Pasifik memprioritaskan perkembangan profesional para tenaga pendidik, khususnya dalam hal pemanfaatan teknologi untuk mengajar.

Laporan tersebut juga menunjukkan bagaimana platform digital menjawab dua kebutuhan untuk membantu meningkatkan kualitas pengalaman pelatihan bagi tenaga pendidik, termasuk memindahkan pelatihan ke kanal-kanal online agar mudah diakses oleh tenaga pendidik yang memiliki waktu terbatas, serta membawa pelatihan ke dalam ruang kelas di mana rekaman kelas dapat terus dipantau guna memberikan umpan balik terhadap pengajar.

Ada pun isi laporan yang diumumkan pada 24 Agustus dalam acara tahunan “Zoom APAC Education Summit,” menyatukan pelajaran-pelajaran penting dari transisi ke gaya belajar online selama pandemi, serta rekomendasi yang dapat membantu tenaga pendidik dan administrator dalam membentuk masa depan pendidikan hybrid. Riset ini dilakukan oleh Intelligence Business Research Services (IBRS) dan diselenggarakan oleh Zoom.

Penasihat IBRS Dr. Joe Sweeney mengatakan, pandemi telah mendemonstrasikan fleksibilitas yang sangat besar dalam sektor pendidikan. Meliputi betapa cepatnya institusi beralih ke perangkat digital untuk memberikan pengalaman belajar yang konsisten dan dapat diakses oleh para pelajar.

“Untuk membantu para tenaga pendidik dalam mengatur gaya belajar yang senantiasa berubah, penting untuk mengintegrasikan berbagai platform dan solusi digital ke dalam sebuah ekosistem kohesif yang dapat mengakomodasi pembelajaran secara langsung maupun virtual,” ujar dia.

Solusi tersebut lahir untuk merespons gaya belajar mengajar tradisional di kelas secara offline yang semakin sulit dilakukan. Padahal dunia pendidikan harus berkembang pesat secara luas untuk meminimalisasi gangguan belajar bagi jutaan pelajar di dunia. Sementara, di balik layar, tenaga pendidik dan administrator perlu bekerja lebih keras untuk mendigitalisasi kurikulum dan menyesuaikan kerangka pendekatan cara mengajar dengan realita baru di dunia pendidikan.

Meski kelas offline kembali berjalan, banyak sekolah di Asia Pasifik – termasuk Indonesia – yang tetap menerapkan gaya belajar hybrid. Situasi ini mengungkap bagaimana pelajaran penting yang diambil selama pandemi akan menjadi panduan kunci menuju inovasi pendidikan di wilayah itu.

“Zoom percaya bahwa pendidikan harus dapat diakses oleh semua orang. Hal ini juga berarti mendukung tenaga pendidik dengan platform teknologi yang sesuai, sekaligus menavigasi masa depan dunia pendidikan di lingkup pasca-pandemi, yang mungkin berbeda-beda untuk setiap institusi. Sebagaimana ditunjukkan dalam laporan kami Bersama IBRS, teknologi komunikasi sangat penting untuk memudahkan tenaga pendidik dalam memberikan instruksi jarak jauh dengan lebih efektif, bermakna dan dengan cara yang membuat para pelajar merasa lebih terlibat,” demikian penjelasan Head of APAC Zoom Ricky Kapur.

Berikut poin-poin penting dalam laporan:

  • Fokus pada screen time yang bermakna: Dari semua institusi yang diwawancarai, muncul pendapat kuat bahwa screen time perlu diatur oleh sekolah dengan jelas. Telah teridentifikasi tantangan bagi sekolah dalam memastikan keterlibatan digital memiliki tujuan dan seimbang terhadap bentuk keterlibatan lainnya. Kemampuan perangkat kolaborasi dan video yang ada dapat dimanfaatkan untuk mengukur screen time dan mengidentifikasi area untuk pengembangan.
  • Materi belajar yang disampaikan dengan metode ‘drag and drop’ tidak lagi efektif: Pada awal pandemi, banyak tenaga pendidik yang hanya membuat versi digital dari materi-materi belajar yang telah ada dan mengunggahnya ke dalam online learning management systems (LMS) untuk disampaikan. Namun, materi belajar yang disampaikan dengan metode ‘drag and drop’ tersebut seringkali tidak mudah dipahami oleh para pelajar. Baik sekolah maupun perguruan tinggi melaporkan bahwa dibutuhkan perubahan terhadap pembuatan materi belajar untuk mendukung gaya belajar hybrid, tidak hanya terhadap medium penyampaiannya saja. Tenaga pendidik juga merasa lebih mudah untuk membagikan materi belajar online dengan satu sama lain dan berkolaborasi mengenai cara terbaik untuk mengajar jarak jauh.
  • Kesetaraan akses masih menjadi isu penting: Seluruh institusi pendidikan yang diwawancarai menyampaikan bahwa beberapa pelajar mengalami kesulitan terhubung atau tidak memiliki perangkat yang layak untuk memperoleh keterlibatan lebih tinggi saat belajar online. Meski hal ini menjadi persoalan investasi nasional dalam infrastruktur, beberapa sekolah melakukan perubahan terhadap bagaimana mereka menghemat kuota saat mengajar secara digital, seperti penggunaan video yang lebih pendek dan berukuran kecil, serta materi belajar yang telah dikompresi.
  • Pembentukan norma sosial baru dalam timeshifted learning: Banyak institusi kesulitan menyeimbangkan kesediaan waktu tenaga pendidik dengan ekspektasi pelajar, mengingat para pelajar menerapkan norma sosial digital terhadap cara berkomunikasi dengan teman-teman mereka, serta interaksi dengan tenaga pendidik. Hal ini menetapkan ekspektasi yang tidak realistis bagi tenaga pendidik untuk merespons pesan larut malam. Maka dari itu, penting untuk berinvestasi dalam solusi pendidikan yang mendukung timeshifted learning melalui berbagai medium komunikasi.
  • Kebutuhan untuk memprioritaskan pengembangan profesional para tenaga pendidik: Institusi yang tertinggal dalam pemanfaatan teknologi menemukan bahwa kendala waktu untuk pengembangan profesional menjadi isu yang paling parah. Kebiasaan suatu generasi dalam mengajar juga turut menimbulkan kekhawatiran akan kemungkinan tenaga pendidik yang berusia lanjut enggan menerima pelatihan untuk menggunakan perangkat digital. Namun, banyak tenaga pendidik yang menunjukkan bahwa mereka ingin terus menerima pengembangan profesional dari jarak jauh, yang telah mereka alami selama pandemi.


Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Pedagang Harap Pasren Asthana Kemang Makin Ramai Dikunjungi

Pedagang mengharapkan agar tempat hang out Pasren Asthana Kemang dapat semakin ramai dikunjungi lebih banyak masyarakat.

LIFESTYLE | 3 Desember 2022

Awas, Risiko Terkena Tuberkulosis Lebih Besar bagi Perokok

Para perokok menghadapi risiko yang lebih besar untuk sakit serta mengalami kematian akibat tuberkulosis.

LIFESTYLE | 3 Desember 2022

Moeldoko Pastikan Pernikahan Kaesang Sudah Siap Digelar

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko memastikan pernikahan Kaesang Pangarep dengan Erina Gudono sudah siap untuk digelar.

LIFESTYLE | 3 Desember 2022

Violent Night, Kisah Sinterklas Terjebak Penyanderaan

Bisa ditebak, film Violent Night memang antitesis dari persepsi orang tentang “Holy Night”.

LIFESTYLE | 3 Desember 2022

IDI: Serangan Jantung Bukan karena Faktor Usia

Ketua Umum PB IDI Adib Khumaidi mengingatkan penyakit serangan jantung, seperti yang diduga dialami Ferry Mursyidan Baldan, bukan disebabkan oleh faktor usia.

LIFESTYLE | 3 Desember 2022

Ada Kirab Pernikahan Kaesang dan Erina, Gibran: CFD Tetap Berjalan

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka memastikan CFD di Kota Solo tetap berjalan meski ada arak-arakan atau kirab pernikahan Kaesang dan Erina. 

LIFESTYLE | 3 Desember 2022

Kaesang Pangarep Akan Jalani Tradisi Siraman dan Nyantri

Kaesang Pangarep akan menjalani tradisi siraman dan nyantri jelang pernikahannya dengan Erina Gudono, pada minggu depan.

LIFESTYLE | 2 Desember 2022

Cegah infeksi, Asosiasi Dokter Khitan Ajak Anak Peduli Kesehatan

Asosiasi Dokter Khitan Indonesia (Asdoki) mengajak anak-anak Indonesia peduli akan kesehatan sejak dini.

LIFESTYLE | 2 Desember 2022

Ujung Ujungnya Dangdut Tampilkan Govinda, Wandra dan Syahiba

Program musik "Ujung Ujungnya Dangdut" kembali tayang di BTV, hari ini, Sabtu (2/12/2022).

LIFESTYLE | 2 Desember 2022

Komedi Indekos "Satu Kosan Pengen Viral" Tayang di BTV

Saksikan malam ini, Sabtu (2/12/2022) komedi series berjudul Indekos episode "Satu Kosan Pengen Viral" yang tayang di BTV setiap hari Sabtu pada jam 9 malam.

LIFESTYLE | 2 Desember 2022


TAG POPULER

# Penumpang Air Asia Diseret


# Tenda Sakinah


# Piala Dunia 2022


# Paspampres Perkosa Kostrad


# Sidang Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Lawan Brasil, Son Heung-min Ingin Korea Selatan Ciptakan Keajaiban Lagi

Lawan Brasil, Son Heung-min Ingin Korea Selatan Ciptakan Keajaiban Lagi

SEMESTA BOLA 2022 | 26 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE