Logo BeritaSatu

Karya Desain Interior Arkadia Works Mendunia Melalui Batik

Minggu, 2 Oktober 2022 | 22:09 WIB
Oleh : Jaja Suteja / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Karya desain interior kantor berjudul The Tales of Batik yang mengusung batik sebagai elemen utama dalam desainnya, berhasil meraih penghargaan tingkat dunia.

Empat penghargaan sekaligus berhasil diraih untuk karya ini, yaitu iF Design Award 2022 (Hannover, Jerman) kategori Offices/Workspaces dan Asia Pacific Property Awards 2022 (London, Inggris) dengan predikat 5-Star Winner & Best Office Interior Indonesia.

Selain itu, karya ini juga berhasil mendapatkan Greenship Certification dengan predikat Platinum (tertinggi) dari Green Building Council Indonesia (sebagai bagian dari World Green Building Council) dan dicatat sebagai rekor oleh Muri sebagai Perusahaan Pusat Panggilan Pertama yang Mendapatkan Sertifikat Platinum Greenship Interior Space.

Karya tersebut merupakan karya desainer-desainer yang tergabung dalam Arkadia Works, firma desain dengan spesialisasi Office Interior asal Indonesia.

The Tales of Batik, merupakan konsep desain yang diterapkan untuk kantor Concentrix. Dalam karya ini, Arkadia mengangkat beberapa motif batik nusantara yang dijadikan elemen interior di antaranya Batik Megamendung dari Cirebon, Batik Kawung Mataram dari Yogyakarta, Batik Tasikan dari Tasikmalaya, Batik Gumin Tambun dari Kalimantan Tengah, Batik Parang dari Jawa Tengah, dan Motif Tenun Anatau dari Nusa Tenggara Timur.

CEO Arkadia Works, Wiza Hidayat mengatakan, konsep desain ini terinspirasi dari strategi bisnis Concentrix, "Global Consistency. Local Intimacy".

Concentrix sebagai perusahaan multinational dengan layanan bisnis global yang memiliki spesialisasi customer engagement ingin menyampaikan pengalaman pelanggan dalam bahasa dan budaya lokal.

"Kami mengusung konsep ini sesuai dengan kebutuhan pelanggan kami yang menginginkan konsep Local Intimacy untuk diangkat menjadi tema yang sejalan dengan strategi bisnis mereka. Kami datang dengan mengangkat warisan budaya Indonesia sebagai konsep desain di mana Batik tersebut menjadi bintang-bintangnya dalam desain ini," ujar Wiza Hidayat, Minggu (2/10/2022) dalam keterangan tertulisnya.

Terletak di Yogyakarta, Concentrix membangun kantor dengan desain Fresh, Modern, Fun, dan Colourful untuk menginspirasi karyawan mereka yang didominasi oleh millennial dengan rentang usia 23-35 tahun.

Kantor seluas 1.750 meter persegi ini didesain dengan paduan elemen-elemen desain interior modern dan tradisional khas lokal seperti batik, wayang, anyaman bambu, batu alam, dan elemen-elemen tradisional lainnya yang merepresentasikan identitas lokal Indonesia.

Hal ini kemudian menjadi menarik karena meski menggunakan elemen-elemen tradisional dalam desainnya, kantor Concentrix tetap terlihat modern dengan paduan warna-warna terang serta furnitur dan teknologi terkini di dalam kantor.

"Kami secara konsisten memasukkan unsur-unsur budaya Indonesia di dalam setiap karya-karya kami, dan tentunya kami sangat bangga bisa mengambil bagian dalam menjaga warisan budaya Indonesia melalui karya-karya kami," ujar Wiza.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Sutradara Film Captain America Era 90-an Albert Pyun Tutup Usia

Albert Lyun tidak hanya mengerjakan Captain America versi 1990 (pra-Marvel), yang dibintangi oleh Matt Salinger sebagai pemeran utama, tetapi juga film Cyborg.

LIFESTYLE | 28 November 2022

Danareksa Ingin Jadikan Lokananta sebagai Abbey Road-nya Indonesia

PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA), anggota holding BUMN lintas sektor Danareksa, tengah merevitalisasi studio rekaman Indonesia pertama, Lokananta.

LIFESTYLE | 28 November 2022

Cukupi Kebutuhan Air Minum Agar Tubuh Bisa Berfungsi Optimal

Konsumsi air minum dalam setiap kesempatan setiap harinya untuk menghindari dehidrasi dan mencegah tubuh berjalan kurang optimal.

LIFESTYLE | 27 November 2022

Menghidupkan Kembali Lokananta, Titik Nol Musik Indonesia

Lokananta, studio rekaman pertama Indonesia, akan dibangkitkan kembali. Titik nol musik Indonesia ini akan direvitalisasi menjadi sentra kreativitas dan niaga.

LIFESTYLE | 27 November 2022

Takjub dengan Gugusan Pulau Tawale, Sandiaga Uno: Gate of Heaven

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno takjub dengan gugusan Pulau Tawale, Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara (Malut).

LIFESTYLE | 27 November 2022

The Ataris dan FKJ Batal Tampil di Soundrenaline 2022, Kenapa?

Dua grup musik asal Amerika Serikat, The Ataris dan French Kiwi Juice (FKJ) batal tampil di Soundrenaline 2022 di Allianz Ecopark Ancol, Jakarta Utara. 

LIFESTYLE | 27 November 2022

Konser 30 Tahun Dewa 19 di Solo Dipadati Ribuan Baladewa

Ribuan Baladewa hadir menikmati Konser 30 Tahun Dewa 19 di Edutorium Universitas Muhammadiyah Solo (UMS), Sabtu malam (26/11/2022).

LIFESTYLE | 27 November 2022

Pasren Asthana, Tempat Hangout Kece di Kemang, Jaksel

Urban Jakarta Komersial (UJK) mempersembahkan Pasren Asthana Kemang, berlokasi di Jalan Ampera Raya, Cilandak Timur, Jakarta Selatan.

LIFESTYLE | 26 November 2022

Hujan, Publik Soundrenaline Antusias Tonton Plain White T's

Grup band asal Amerika Plain White T's disambut hujan saat tampil di hari pertama Soundrenaline 2022 di Ancol, Jakarta, Sabtu (26/11/2022).

LIFESTYLE | 26 November 2022

Hujan, Potret Ajak Penonton Soundrenaline 2022 Nostalgia

Grup band Potret sukses mengajak para penonton bernostalgia di ajang Soundrenaline 2022 meski hujan deras mengguyur kawasan Ancol.

LIFESTYLE | 26 November 2022


TAG POPULER

# Kasus Tambang Ilegal


# Henry Yosodiningrat


# Net89


# Tiket KCJB


# PLN


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Longsor di Ischia Tewaskan 7 Orang, Italia Umumkan Keadaan Darurat

Longsor di Ischia Tewaskan 7 Orang, Italia Umumkan Keadaan Darurat

NEWS | 11 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE