Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Transisi Endemi, Bisnis Kecantikan dan Skincare Melesat

Minggu, 2 Oktober 2022 | 22:10 WIB
Oleh : Amrozi Amenan / FER
CEO Benings Indonesia Irfandi Adi Pradana, Founder Benings Indonesia dr. Okky Pratama, CMO Benings Indonesia Hendy Sanjaya dan Distributor Benings Surabaya Niken Puri Kusumaningtyas di Surabaya, 1 Oktober 2022.

Surabaya, Beritasatu.com - Bisnis kecantikan dan perawatan kulit atau skincare diyakini terus mengalami peningkatan di masa transisi endemi covid-19.

"Ketika bisnis lainnya menurun pada masa pandemi covid-19, justru bisnis kecantikan dan skin care tetap menanjak. Kita menunggu lonjakan yang siginifikan di masa transisi endemi covid-19 ini,” kata CEO Benings Indonesia Irfandi Adi Pradana di Surabaya, Sabtu (1/10/2022).

Menurut Irfandi, di Indonesia tren produk kecantikan dan skincare masih dalam fase-fase awal perkembangan, belum bisa menyamai negara lain seperti Korea dan Thailand, di mana semua orang sudah menganggap satu keharusan.

"Sementara di Indonesia umumnya masih bersifat mau. Sehingga potensi pengembangan bisnis ini terbuka lebar. Populasi kita banyak dan banyak dari daerah yang mau tetapi butuh akses. Karena itu kita sebarkan ke daerah-daerah karena market kita cukup luas. Apalagi sekarang perawatan kecantikan ini sudah menjadi kebutuhan primer,” ujarnya.

Founder Benings Indonesia dr Okky Pratama menyatakan, pihaknya mempertimbangkan banyak aspek untuk menambah klinik kecantikan.

Selain modal minimalnya Rp 10 miliar, juga lokasinya harus strategis. Dari 46 Klinik Benings di Indonesia semua didesain dengan kualitas dan standard yang sama. Peralatan yang digunakan juga sama.

"Dengan begitu, kami bisa lebih mudah untuk melakukan kontroling terhadap semua Klinik Benings di Indonesia,” katanya.

Menurut CMO Benings Indonesia Hendy Sanjaya, potensi bisnis kecantikan dan skincare di Indonesia memang masih terbuka lebar. Selain karena faktor perubahan gaya hidup, juga tampil cantik dan glowing sudah menjadi kebutuhan kaum wanita.

"Untuk itu, selain menambah beberapa klinik lagi di Indonesia termasuk di Surabaya, Sidoarjo dan Malang, kami juga memperbanyak mitra bisnis. Siapa saja bisa menjadi mitra bisnis baik ibu-ibu rumah tangga, pegawai swasta, ASN maupun lainnya dengan penghasilan jutaan hingga miliaran rupiah,” ujarnya.

Selama dua tahun beroperasi, saat ini Benings Indonesia telah memiliki sekitar 10.000 mitra bisnis di Indonesia. Jawa Tmur dan Surabaya merupakan salah satu pemberi kontribusi terbesar dari total revenue Benings secara nasional setelah Jakarta.

"Kami bermain di segmen B dan C," papar Hendy.

Distributor Benings dibawah tim Infinity Surabaya, Niken Puri Kusumaningtyas, menyatakan pihaknya bergabung dengan Benings sejak Januari 2021. Dalam waktu dua bulan langsung upgrade jadi distributor skincare.

"Tim Benings selalu memberikan pendampingan dan pelatihan marketing dan karakter dengan narasumber tingkat nasional dan internasional,” kata Niken.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Investor Daily


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI