1.000 Pohon Bakau Ditanam di Pesisir Marunda

1.000 Pohon Bakau Ditanam di Pesisir Marunda
Teks Foto: Masyarakat di wilayah pesisir Marunda melakukan penanaman manggrove untuk menyelamatkan ekosistem pesisir Jakarta yang pelaksanaannya di dukung oleh jajaran stakeholder di sekitar Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis pagi, 13 September 2019. ( Foto: Suara Pembaruan/Carlos Roy Fajarta )
Carlos Roy Fajarta / CAH Kamis, 13 September 2018 | 09:27 WIB

Jakarta - Sebanyak 1.000 tanaman bakau ditanam oleh jajaran stakeholder di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Kamis (13/9) pagi di pinggiran pesisir pantai Marunda. Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan Captain Hermanta menyebutkan pelaksanaan penanaman mangrove di Jakarta Utara sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan ekosistem yang semakin memburuk.

"Hari ini kita baru taman 1.000 mangrove yang dikembangkan oleh pihak Indofood divisi Bogasari yang berkontribusi untuk memeriahkan hari perhubungan nasional," ujar Hermanta.

Ia menyebutkan sebanyak 1,8 juta hektare tanaman mangrove di Indonesia perlu dilakukan peremajaan dengan 95.181 km garis pantai, 130 juta hektare hutan, dan 3,7 hektar juta mangrove terluas di Asia bahkan dunia.

"Mangrove selama ini dikenal dengan tanaman hijau yang memiliki banyak akar, berbatang kokoh mampu menjadi filter air, polisi, dan udara, menahan abrasi," tambahnya.

Asisten Deputi Bencana Lingkungan dan Maritim Kemko Kemaritiman, Sahat Pangabean menyebutkan wilayah paling kritis ada di pantai Utara Jawa (Pantura) yang membutuhkan penanaman manggrove

"Untuk satu hektare idealnya perlu ditanam 10.000 batang. Artinya kalau 1,8 juta hektare, berarti ada 18 miliar batang di seluruh Indonesia. Kita harapkan kegiatan ini berkelanjutan dengan kontribusi dari stakeholder pelabuhan," kata Sahat.

Vice President Human Resources Bogasari, Anwar Agus menyebutkan bibit manggrove yang ditanam merupakan pengembangan dari pihak Bogasari yang selama ini melakukan semai tanaman di lingkungan pabrik.

"Bakau ini kita ambil dari jatuhan bibit bakau di sepanjang pesisir Jakarta yang kami semaikan di pabrik kami dan sudah berusia 9 bulan serta siap tanam. Semoga bibit ini bisa bertahan hidup di pesisir Jakarta Utara," kata Anwar.



Sumber: Suara Pembaruan