Heli Kamov Bantu Pemadaman Kebakaran di Gunung Sumbing

Heli Kamov Bantu Pemadaman Kebakaran di Gunung Sumbing
Kebakaran hutan di lereng Gunung Sumbing wilayah Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, terus meluas dan hingga Senin (17/9) siang api belum bisa dipadamkan. ( Foto: Beritasatu Tv )
Aichi Halik / AHL Senin, 17 September 2018 | 20:34 WIB

Temanggung - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kembali mengirimkan helikopter jenis Kamov 32A11BC untuk membantu proses pemadaman kebakaran di Gunung Sumbing.

Helikopter itu akan menggantikan helikopter Bolkow 105 yang sudah didatangkan sebelumnya. Helikopter Bolkow 105 diketahui tidak mampu melakukan pemadaman karena terkendala medan dan ukuran.

Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung, Gito Walngadi mengatakan, helikopter Kamov akan membantu proses pemadaman api di Gunung Sumbing dengan metode bom air (water bombing). Sedangkan heli Bolkow 105 tetap disiagakan di Temanggung untuk membantu pemantauan titik api.

"Heli kamov ini ukurannya lebih besar dan memiliki kapasitas daya tampung air lebih banyak. Heli ini bisa mengangkut air sebanyak 5.000 liter," kata Gito di Temanggung, Jawa Tengah, Senin (17/9).

"Operasi heli kamov hari ini hanya 4 jam dari jam 09:52 sampai 13:00, semoga efektif ya," imbuhnya.

Karena daya tampungnya yang besar, sumber air yang akan diambil pun diganti. Dari awalnya Telaga Menjer diganti Waduk Wadaslintang di Kecamatan Wadaslintang, Kabupaten Wonosobo.

"Karena pesawat heli ini lebih besar dari yang dikirim sebelumnya, maka kalau mengambil air dari Embung Kledung atau Telaga Menjer tidak memungkinkan," katanya.

Kebakaran di kawasan Gunung Sumbing terjadi di petak 27-1, petak 27-2, petak 27-3, dan petak 20-1. Total luasan yang terbakar hingga Minggu sore mencapai 490,9 hektare.



Sumber: BeritaSatu TV