Peringati World Environment Day

HCML Tanam 12.000 Bibit Mangrove di Pasuruan

HCML Tanam 12.000 Bibit Mangrove di Pasuruan
Husky-CNOOC Madura Limited (HCML) menanam 12.000 bibit mangrove di garis pantai Desa Semare, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Selasa 18 Desember 2018. ( Foto: Beritasatu Photo / Amrozi Amenan )
Amrozi Amenan / FER Selasa, 18 Desember 2018 | 20:49 WIB

Pasuruan - Husky-CNOOC Madura Limited (HCML) kembali menunjukkan komitmennya untuk meningkatkan kualitas lingkungan. Setelah sukses menanam 8.000 bibit mangrove di tahun 2017, kali ini HCML menanam 12.000 bibit mangrove di garis pantai Desa Semare, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

Kegiatan yang digelar untuk memeringati Hari Lingkungan Hidup Dunia atau World Environment Day (WED) 2018 ini, didahului dengan pembersihan sampah plastik di garis pantai. Kegiatan penanaman 12.000 bibit mangrove dan pembersihan sampah ini, diikuti perwakilan SKK Migas Jabanusa, manajemen dan karyawan HCML, Muspika dan warga masyarakat Desa Semare.

"Selain sebagai upaya peningkatan kualitas lingkungan hidup, mencegah meluasnya erosi dan abrasi di garis pantai, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran lingkungan hidup di kalangan pegawai HCML. Karena itu, karyawan kita libatkan dalam kegiatan ini," kata Manager HSE, Rockyanto Sasabone, saat ditemui wartawan, Selasa (18/12).

Rockyanto mengatakan, penanaman bibit mangrove ini bagian dari komitmen HCML untuk berkontribusi pada peningkatan kualitas lingkungan hidup. "Ini sesuai dengan visi dan misi perusahaan dan arahan dari SKK Migas. Semoga bibit mangrove tumbuh bagus sehingga kualitas lingkungan hidup bisa kita tingkatkan," tambahnya.

Vice President Production HCML, Perkasa Sinagabariang, menambahkan, selain melibatkan karyawan, kegiatan menanam 12.000 bibit mangrove dan membersihkan areal pantai dari sampah plastik ini juga berkerja sama dengan LSM Desa Semare yakni Kelompok Mangrove Samudra.

"Lewat kegiatan pelestarian lingkungan hidup yang melibatkan karyawan dan warga ini, kami berharap bisa meningkatkan hubungan baik antara SKK Migas dan HCML, sebagai pelaku industri hulu migas, dengan pemerintah dan masyarakat lokal. Teman-teman Kelompok Mangrove Samudra tidak hanya menyediakan bibit, tetapi juga akan membantu merawat bibit mangrove ini selama satu tahun penuh agar tumbuh bagus," kata Perkasa.

Motivasi Warga

Sementara itu, Kepala Desa Semare Yazid berterima kasih pada HCML karena menggelar peringatan Hari Lingkungan Hidup di Desa Semare. Pihaknya melihat kegiatan membersihkan sampah plastik dan penanaman mangrove bisa menjadi motivasi bagi warga Desa Semare untuk memelihara kebersihan dan menghargai lingkungan hidup.

"Desa Semare masih banyak kekurangan. Keberadaan dan aktivitas HCML menjadi penyemangat bagi warga untuk bisa maju, mengejar ketertinggalan dan menggapai kesejahteraan," katanya.



Sumber: Investor Daily