Ini Alasan Jokowi Pilih Doni Monardo Pimpin BNPB

Ini Alasan Jokowi Pilih Doni Monardo Pimpin BNPB
Presiden Joko Widodo (tengah) menyalami Letjen TNI Doni Monardo usai melantiknya sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), di Istana Negara, Jakarta, 9 Januari 2019. ( Foto: BeritaSatu Photo / Joanito De Saojoao )
Carlos KY Paath / WBP Rabu, 9 Januari 2019 | 10:44 WIB

Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjelaskan alasannya memilih Letnan Jenderal (Letjen) Doni Monardo sebagai kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Menurut Presiden, Doni mempunyai karakter kepemimpinan yang kuat untuk memimpin BNPB.

"Kita tahu dan sadar bahwa negara ini dikelilingi cincin api, sehingga perlu manajemen kepemimpinan kuat. Melakukan konsolidasi, koordinasi dalam rangka cepat respons terhadap bencana yang ada. Saya lihat Pak Letnan Jenderal Doni memiliki itu (manajemen kepemimpinan)," kata Presiden kepada wartawan, sesuai acara pelantikan kepala BNPB, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (9/1).

Presiden mengatakan, jabatan kepala BNPB setingkat menteri. "Di bawah Presiden. Setingkat menteri. Saya tidak melihat (TNI) aktif atau tidak. Tapi saya ingin lihat manajemen kuat dan tindakan cepat di lapangan," ungkap Presiden ketika ditanyakan Doni dalam posisi TNI aktif atau tidak.

Menurut Presiden, sejumlah daerah tengah melakukan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana seperti di Lombok, Palu, Banten, dan Lampung serta daerah lainnya. "Pekerjaan besar dari Pak Doni Monardo masih banyak," ujarnya.

Untuk diketahui, Doni menggantikan posisi Laksamana Muda (Purn) Willem Rampangilei. Pelantikan berlangsung pukul 09.10 di Istana Negara, Jakarta, Rabu (9/1). Doni dilantik berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 5/P Tahun 2019 tentang Pengangkatan Kepala BNPB. Doni mendapatkan hak keuangan dan fasilitasi setingkat menteri.

Presiden melakukan pengambilan sumpah jabatan kepada Doni yang didampingi rohaniawan. Berikutnya, Doni menandatangani berita acara pengambilan sumpah jabatan. Setelah itu, Presiden dan Wakil Presiden Jusuf Kalla beserta undangan, memberikan ucapan selamat kepada Doni.

Pelantikan dihadiri Wakil Ketua MPR Muhaimin Iskandar, Wakil Ketua DPR Agus Hermanto, Wakil Ketua DPD Nono Sampono, para menteri Kabinet Kerja, termasuk Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

Sebelumnya, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menjelaskan, pergantian kepala BNPB dalam rangka penyegaran organisasi. Figur Doni dipilih presiden, karena mempunyai rekam jejak mumpuni dalam kepemimpinan. "Semuanya sudah tahu, rekam jejak Pak Doni itu bagus. Banyak inisiatif, mengembangkan sesuatu terus menerus. Itu yang dibutuhkan," ujar Moeldoko seraya optimistis Doni akan bekerja profesional.

Doni pernah menjabat komandan Pasukan Pengamanan Presiden, komandan jenderal Komando Pasukan Khusus, Pangdam Pattimura, Pangdam Siliwangi, dan sekretaris jenderal Dewan Ketahanan Nasional.



Sumber: Suara Pembaruan
CLOSE