Jika TN Komodo Jadi Ditutup, Pemkab Manggarai Barat Merugi Rp 20 Miliar

Jika TN Komodo Jadi Ditutup, Pemkab Manggarai Barat Merugi Rp 20 Miliar
Seekor komodo terlihat di Taman Nasional Komodo, Pulau Rinca, NTT, Minggu 14 Oktober 2018. ( Foto: BeritaSatu Photo / Uthan A Rachim )
Winda Ayu Larasati / WIN Rabu, 23 Januari 2019 | 15:54 WIB

Manggarai Barat - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) akan kehilangan Pendapatan Asli Daerah (PAD) senilai Rp 20 miliar jika rencana penutupan Taman Nasional Komodo (TNK) jadi dilakukan.

"Kalau seandainya rencana penutupan dijalankan, PAD akan berdampak buruk pada pemkab Manggarai Barat. Jika ditutup pada 2019 maka akan kehilangan Rp 20 miliar dari sisi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Manggarai Barat," kata Kepala Dinas Pariwisata Manggarai Barat Agustinus Rinus di Manggarai Barat, NTT, Senin (22/1).

Rinus menambahkan kewenangan pengelolaan TNK berada pada Kementerian Lingkungah Hidup dan Kehutanan (KLHK), bukan provinsi Nusa Tenggara Timur.

Kerugian juga akan dirasakan bagi para pelaku pariwisata di Manggarai Barat. Jika wacana tersebut jadi dilakukan, akan terjadi pemutusan hubungan kerja dalam skala besar terhadap karyawan hotel dan restoran yang berada di Labuan Bajo.



Sumber: BeritaSatu TV