Evakuasi Lumba-lumba, BKSDA Sumut Minta Bantuan JAAN

Evakuasi Lumba-lumba, BKSDA Sumut Minta Bantuan JAAN
Ilustrasi lumba-lumba. ( Foto: Freedigitalphotos/ Bill Longshaw )
Arnold H Sianturi / FER Selasa, 29 Januari 2019 | 23:26 WIB

Medan, Beritasatu.com - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Utara (BKSDA Sumut) melakukan koordinasi dengan Jakarta Animal Aid Network (JAAN) untuk membantu proses evakuasi atas dua ekor lumba-lumba di Sungai Kualuh, Desa Kuala Beringin, Kabupaten Labuhan Batu Utara (Labura).

"Saat ini, petugas yang sudah diturunkan ke lokasi, terus memantau perkembangan dan pergerakan hewan mamalia tersebut. Petugas JAAN diajak kerjasama melakukan evakuasi karena mereka memang memilikin keahlian, untuk menangani itu" ujar Kepala BBKSDA Sumut, Hotmauli Sianturi, Selasa (29/1).

Hotmauli mengatakan, keberadaan lumba-lumba itu terpantau sudah berpindah tempat dari titik awal ditemukan warga. Kendati demikian, petugas di sana terus memonitor keberadaannya. Hewan mamalia tersebut, masih sering muncul ke permukaan, dan belum merasa terusik meski ditonton banyak orang.

"Kita mengimbau masyarakat yang melihat lumba-lumba itu supaya tidak melempar batu. Ini penting dalam upaya penyelamatan, sehingga mereka tidak stres. Bila merasa terganggu dan stres maka lumba-lumba itu bisa berakibat fatal. Karenanya, lumba-lumba ini harus bisa diselamatkan," kata Hotmauli.

Lebih lanjut, Hotmauli menambahkan, suasana yang semakin ramai dan keriuhan masyarakat, ternyata tidak membuat lumba-lumba itu merasa terganggu. Bahkan, kedua ekor ikan itu meliuk-liukkan badannya di permukaan sungai, dari hulu ke hilir maupun sebaliknya. Tidak sedikit pula warga yang merekam pemandangan langka itu.



Sumber: Suara Pembaruan