31 Penyu Raksasa di Raja Ampat Hasilkan 3.706 Telur

31 Penyu Raksasa di Raja Ampat Hasilkan 3.706 Telur
Penyu belimbing ( Foto: WWF )
Winda Ayu Larasati / WIN Senin, 4 Februari 2019 | 10:49 WIB

Raja Ampat, Beritasatu.com - Sebanyak 31 penyu belimbing atau disebut penyu raksasa mendarat dan bertelur di Kampung Yenbekaki, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, sepanjang 2018.

Diterbitkan oleh Beritasatu.com, berdasarkan catatan dari Kelompok Penggiat Konservasi Penyu Kampung Yenbekaki, pada Mei 2018 ada delapan ekor penyu belimbing mendarat dan bertelur di kawasan Pantai Warebar, Kampung Yenbekaki.

Selanjutnya, Juni 2018 sebanyak lima ekor, Juli ada delapan ekor, Agustus sebanyak tiga ekor, September ada tiga ekor dan Oktober sebanyak empat ekor. Total seluruhnya yakni 31 ekor penyu belimbing mendarat dan bertelur di Kampung Yenbekaki tersebut.

Ketua Kelompok Penggiat Konservasi Kampung Yenbekaki Yusuf Mayor di Waisai, Papua mengatakan dari 31 ekor penyu bertelur sebanyak 3.706 butir.

Dari 3.706 butir telur, sebanyak 1.000 telur rusak dan berhasil menetas sebanyak 2.706 menjadi tukik.

Menurutnya, penangkaran terhadap tukik dilakukan paling lama dua minggu setelah telur menetas. Agar tukik benar-benar kuat dan dapat menghindar dari serangan predator.

Ia mengatakan pihaknya akan menjaga Pantai Warebar, sebagai tempat sarang penyu raksasa tersebut dari serangan predator yang mengincar telurnya.

Menurutnya, penangkaran terhadap tukik dilakukan paling lama dua minggu setelah telur menetas. Agar tukik benar-benar kuat dan dapat menghindar dari serangan predator.



CLOSE