Ajak Banyak Pihak, BPSPL Padang Gelar Bersih Pantai Muaro Lasak

Ajak Banyak Pihak, BPSPL Padang Gelar Bersih Pantai Muaro Lasak
Antusiasme membersihkan Pantai Muaro Lasak, Kota Padang, Sumatera Barat. ( Foto: Ist )
Heriyanto / HS Selasa, 20 Agustus 2019 | 09:45 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Padang sebagai salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggelar aksi bersih pantai. Kegiatan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia itu dilakukan di Pantai Muaro Lasak, Padang Barat, Kota Padang, Sumatera Barat.

Dalam keterangan tertulis Senin (19/8) menyebutkan bahwa bersih pantai di Pantai Muaro Lasak itu menjadi bagian dari salah satu dari Gerakan Nasional Menghadap Laut 2.0 yang digelar serentak di 74 titik dengan peserta 74.000 orang pada Minggu (18/8).

Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah menegaskan pentingnya menjaga kebersihan laut dan pantai. Aksi bersih pantai tersebut diharapkan bisa meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih memperhatikan laut dan juga menjaga laut serta pohon-pohon sepanjang Pantai Padang. “Kehidupan darat, kesuksesan di darat sangat ditentukan kesuksesan kita mengelola laut untuk masa yang akan datang. Semoga dengan kehadiran .” tutur Walikota Padang.

Pantai Muaro Lasak merupakan salah satu destinasi wisata yang ramai dikunjungi wisatawan dalam dan luar kota. Sayangnya, sampah masih bertebaran diantaranya terbawa arus saat air pasang. Saat ini Kota Padang menghasilkan sekitar 500 - 600 ton sampah per hari, dari sampah yang dihasilkan tersebut Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang memakai 83 armada setiap hari.

Sejumlah upaya telah dilaksanakan untuk mengatasi sampah yang masuk ke laut di Kota Padang, diantaranya kegiatan Goro Massal pada Sabtu (23/3) lalu di Muaro Batang Arau dan Permbersihan Bangkai Kapal pada Juli 2019 lalu.

Dijelaskan juga, Pemerintah Kota Padang telah berupaya mengurangi penggunaan plastik melalui Peraturan Walikota Padang Nomor 36 Tahun 2018 Tentang pengendalian Penggunan Kantong Belanja Plastik.

Hery Daulay selaku Plt. Kepala BPSPL Padang menjelaskan pentingnya meningkatkan kesadaran tentang mencintai laut. Hal itu karena sebagian besar sampah di laut berasal dari daratan yang dihasilkan oleh manusia. “Untuk itu perlu upaya pencegahan guna mengurangi sampah yang masuk ke laut,” katanya.

Dia menjelaskan, aksi bersih pantai tersebut diikuti 465 peserta dari berbagai pihak di Kota Padang. Mulai dari jajaran Pemerintah Kota Padang, kampus atau universitas, pelajar dan mahasiswa, para aktivis pencinta laut, sejumlah organisasi masyarakat dan LSM hingga masyarakat umum. Selain itu dari berbagai unit pelaksana instansi terkait dan beberapa perusahaan swasta yang ikut membantu beberapa komunitas pembersih pantai.

Sebagai informasi, aksi bersih pantai telah dicanangkan sejak beberapa tahun lalu oleh KKP melalui Gerakan Bersih Pantai dan Laut (GBPL).