Kepala BNPB Minta Pembakar Hutan Disanksi Tegas

Kepala BNPB Minta Pembakar Hutan Disanksi Tegas
Letjen Doni Monardo. ( Foto: Antara )
Robert Wardy / CAH Kamis, 22 Agustus 2019 | 20:01 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo menginginkan adanya sanksi yang tegas kepada para pembakar hutan. Alasannya, kejadian kebakaran hutan sudah sering terjadi tiap tahun. Tanpa ada tindakan tegas dan luar biasa menurutnya kebakaran hutan bisa terjadi tiap tahun, tanpa berhenti.

“Kita sangat berharap ada sanksi yang tegas. Saya sudah sampaikan kepada ibu Menteri Kehutanan, di samping sanksi hukum juga ada upaya mencabut izin. Masa setiap tahun kita begini terus,” kata Doni di Jakarta, Kamis (21/8/2019).

Ia menjelaskan akibat kebakaran yang terus terjadi tiap tahun, biaya yang dikeluarkan tidak sedikit. Tenaga yang bekerja juga sangat banyak dan melelahkan. Bahkan presiden selalu turun tangan untuk mengatasinya

“Malu kita presiden turun tangan terus. Kita harus bersama-sama semua komponen juga menyuarakan jangan membakar,” tutur mantan Komandan Paspamres ini.

Menurutnya, pada tahun ini ada fenomena baru yaitu banyak titik api muncul di Propinsi NTT. Bahkan titik api terbanyak ada di NTT saat ini. Namun kebakaran di NTT tidak menimbulkan asap yang pekat. Pasalnya yang terbakar hanya ilalang.

“Walaupun besar di NTT di bawahnya kan karang, kena air habis dia. Tapi kalau gambut 100 hektare kedalamannya 20 meter, air surut sekian meter habis semua terbakar. Memadamkannya sulit. Kita sudah buktikan sekian unit helikopter apinya tidak padam,” tegasnya



Sumber: Suara Pembaruan