Dukung Kampanye Penghijauan di Hutan, HII Bagikan Ribuan Masker

Dukung Kampanye Penghijauan di Hutan, HII Bagikan Ribuan Masker
Sejumlah penggiat lingkungan bernama Hutan Itu Indonesia (HII) kembali mengingatkan pentingnya hutan sebagai paru-paru dunia dengan membagikan puluhan ribu masker bertuliskan "Hutanku Napasku" di tujuh titik transportasi publik di Jabodetabek pada tanggal 26-28 Agustus 2019 lalu. ( Foto: istimewa )
Chairul Fikri / CAH Jumat, 30 Agustus 2019 | 15:17 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Sejumlah penggiat lingkungan bernama Hutan Itu Indonesia (HII) kembali mengingatkan pentingnya hutan sebagai paru-paru dunia dengan membagikan puluhan ribu masker bertuliskan "Hutanku Napasku" di tujuh titik transportasi publik di Jabodetabek pada tanggal 26-28 Agustus 2019 lalu. Harapannya, anak muda mau peduli dan merayakan pentingnya hutan yang menyediakan udara bersih untuk napas Indonesia.

Tujuh titik transportasi publik tersebut yaitu Stasiun Commuter Line Depok, Bekasi, Palmerah, Sudimara, dan Manggarai, Stasiun MRT Jakarta Lebak Bulus, dan Stasiun LRT Jakarta Velodrome.

"Dengan pembagian masker ini kita mau mengkampanyekan pentingnya hutan sebagai paru-paru dunia yang bisa menjaga keasrian bangsa Indonesia kedepan," ungkap Riry Silalahi, salah satu pendiri organisasi Hutan itu Indonesia (HII), yang menjadi Koordinator dari Kampanye Hutanku Napasku ini.

HII berharap gerakan ini bisa menggugah kepedulian masyarakat khususnya generasi muda akan kondisi hutan yang kini mulai memperihatinkan akibat banyaknya pembalakan liar.

"Dengan kampanye ini, kami ingin menularkan rasa cinta masyarakat khususnya generasi muda terhadap hutan Indonesia. Anak muda perlu banget bersuara dan menunjukkan kepedulian akan hutan Indonesia. Hutanlah yang membuat rumah kita bersama ini segar dan nyaman. Tanpa hutan, kita tidak bisa menghirup udara bersih," lanjut Riry.

HII juga berharap hari ditandatanganinya peraturan yang melarang dikeluarkannya izin baru untuk membuka lahan di hutan primer dan lahan gambut sebagai bentuk perlindungan hutan oleh Presiden Jokowi pada 7 Agustus lalu sebagai hari hutan Indonesia. 

“Ini agar kita punya satu hari khusus setiap tahun untuk merayakan kekayaan milik kita bersama ini,” kata Andre Christian, Ketua HII.

 

 



Sumber: BeritaSatu.com