UPH Raih Peringkat 23 UI GreenMetric 2018

UPH Raih Peringkat 23 UI GreenMetric 2018
Suasana taman yang hijau dan rindang mendominasi kampus Universitas Pelita Harapan (UPH) di Karawaci, Tangerang. ( Foto: Beritasatu Photo / Istimewa )
Rully Satriadi / RSAT Rabu, 4 September 2019 | 18:18 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Universitas Pelita Harapan (UPH) berhasil menempati posisi 23 dari 66 universitas nasional, dan posisi 451 dari 719 universitas dunia dalam ranking UI GreenMetric 2018.

UI GreenMetric merupakan salah satu program dari Universitas Indonesia yang menilai universitas di Indonesia dan dunia berdasarkan komitmen dan tindakan terhadap penghijauan dan keberlanjutan lingkungan.

Kriteria penilaiannya mencakup rasio dan jumlah lahan hijau di lingkunan universitas, penggunaan energi secara efisien dan penggunaan energi terbarukan, pengolahan sampah, pengolahan air, penyediaan transportasi massal di kampus serta upaya lain untuk mengurangi polusi dari kendaraan. Selain itu juga rasio dan jumlah mata kuliah dan organisasi mahasiswa yang berfokus pada pemeliharaan lingkungan.

Keterangan  yang diterima Beritasatu, com, Rabu (4/9/2019) menyebutkan posisi ke-23 nasional dan 451 sedunia ini mendorong UPH untuk terus berkembang dan lebih fokus lagi pada penyediaan ruang hijau, serta melakukan riset secara lebih mendalam di bidang pelestarian lingkungan, guna mewujudkan kampus yang sehat bagi seluruh mahasiswa dan masyarakat.

Sejak awal berdirinya, UPH yang berlokasi di lingkungan Lippo Village Karawaci Tangerang mendesain kampus dengan konsep green campus, di mana area kampus didominasi oleh taman hijau dan rindang, menciptakan lingkungan yang aman dan sehat, serta kondusif untuk belajar dan beraktivitas.

Perencanaan penanaman pohon dan tanaman ditindaklanjuti dengan pemeliharaan rutin oleh tenaga outsource yang secara khusus merawat dan menjaga kebersihan taman setiap harinya. Begitu juga pengelolaan sampah di lingkungan kampus UPH diolah khusus menjadi kompos.

Selain itu juga disediakan lahan untuk pembudidayaan tanaman, guna menghasilkan tanaman-tanaman baru yang nantinya ditambahkan di lingkungan UPH, agar dapat semakin mewujudkan suasana kampus yang asri.

Bebas Rokok
Selain perwujudan taman hijau, UPH juga secara rutin mengkampanyekan kampus yang bebas rokok. Setiap tahunnya, organisasi-organisasi mahasiswa bergabung untuk menyuarakan gerakan bebas rokok, yang selain menjaga lingkungan juga mewujudkan gaya hidup generasi muda yang lebih sehat.

Mahasiswa di UPH diajak secara aktif peduli lingkungan melalui kegiatan-kegiatan yang menumbuhkan semangat cinta lingkungan. Seperti project pengabdian masyarakat yang dikoordinasi departemen kemahasiswaan, di antaranya yang sudah dilakukan yakni menanam 3.000 bibit pohon bakau di Pantai Marunda Jakarta Utara. mengadakan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Mapala (mahasiswa pencinta alam) yang rutin mengadakan kegiatan jelajah alam..

Bahkan dari segi transportasi, UPH mengatur infrastrukturnya sedemikian rupa sehingga tempat parkir, drop off, dan pick up di area luar kampus dan terintegrasi dengan akses menuju kampus, sehingga mahasiswa dapat menikmati kampus yang bebas polusi tanpa harus berjalan jauh setiap hari.

Para dosen dan mahasiswa dari berbagai program studi juga aktif melakukan riset terkait lingkungan, seperti prodi Arsitektur, Bioteknologi, Teknik Sipil, Teknik Elektro, Teknik Industri dan Biologi. Beberapa riset yang sudah dilakukan di antaranya manajemen pengelolahan sampah, teknologi ramah lingkungan, pemanfaatan solar cell, dan beberapa topik lainnya.

UPH terus meningkatkan aspek-aspek green campus, sebagai tanggung jawab kepada lingkungan sekaligus kepada masyarakat. Dengan demikian UPH layak menjadi pilihan unggul bagi siswa yang mencari kampus yang kondusif untuk belajar, serta pilihan terbaik bagi orang tua untuk mengirim anak-anak mereka belajar di kampus aman dan sehat.



Sumber: BeritaSatu.com