PTTEP Dukung Sustainainable Resource and Tourism di Bali

PTTEP Dukung Sustainainable Resource and Tourism di Bali
PTTEP Indonesia dan Universitas Trisakti, Program Pascasarjana MM-Sustainability menggelar acara Seminar Nasional Membangun Kemitraan yang Berkelanjutan untuk Mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), di Seminyak, Bali. ( Foto: Beritasatu Photo / Istimewa )
Feriawan Hidayat / FER Kamis, 5 September 2019 | 14:46 WIB

Denpasar, Beritasatu.com - PTTEP Indonesia dan Universitas Trisakti, Program Pascasarjana MM-Sustainability kembali mengadakan acara Seminar Nasional Membangun Kemitraan yang Berkelanjutan untuk Mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) di Seminyak, Bali.

General Affairs Manager PTTEP Indonesia, Afiat Djajanegara, mengatakan, Bali merupakan salah satu penyumbang terbesar terhadap ekonomi wisata di Indonesia, dengan mengadopsi standar-standar dan pedoman internasional untuk mencapai Sustainable Development.

"Berdasarkan antusiasme yang kami dapatkan dari peserta seminar dan lokarya di lima kota di seluruh Indonesia pada 2018, kami memutuskan untuk melanjutkan acara ini di lima kota lainnya pada 2019. Mengingat pentingnya menjaga kemitraan yang berkelanjutan, kami akan mengajak pemangku kepentingan dari berbagai sektor untuk terus bekerjasama membantu Pemerintah Indonesia untuk mencapai SDGs," ujar Afiat Djajanegara, dalam keterangan persnya kepada Beritasatu.com, Kamis (5/9/2019).

Ida Bagus Kade Subhiksu Asisten 2 (Bidang Perekonomian dan Administrasi Pembangunan) Provinsi Bali beserta Afiat Djajanegara - General Affairs Manager PTTEP secara resmi membuka dan memberi kata sambutan pada seminar ketiga selama 2019.

Seminar di Bali merupakan ke-8 yang telah diadakan oleh PTTEP Indonesia dan CECT MM-Sustainability Universitas Trisakti setelah sebelumnnya diadakan di Pekanbaru pada Juni 2019.

Sebagai ahlinya bidang SDGs di Pemerintahan Bali, Ida Bagus Gde Wesnawa Punia Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia BAPPEDA Litbang Provinsi Bali menjadi salah satu pembicara pada sesi pertama.

Tokoh-tokoh terkemuka dari berbagai sektor juga hadir mengisi acara. Mereka sepakat bahwa tanpa kerja sama yang kuat oleh seluruh stakeholders atau pemangku kepentingan, SDGs tidak dapat tercapai. Para pemangku kepentingan dapat bekerja sama dan memberikan kontribusi sesuai perannya antara lain dalam menyediakan wadah, memberikan pedoman dan edukasi, sosialisasi serta kontribusi-kontribusi yang bersifat ril.

PTTEP Indonesia sejak seminar-nya yang ke-7 menyediakan bazaar untuk UMKM dan social entrepreneur sebagai bentuk nyata komitmen PTTEP untuk tidak hanya memberikan forum knowledge sharing untuk membangun SDGs tetapi juga untuk membantu social entrepreneur dan masyarakat lokal.

UMKM dan social entrepreneur yang mengadakan bazaar di seminar SDGs ini adalah, Bali Arabica, Sokambu, Bumbu Pejang, Medusa dan Nderes. UMKM tersebut tepilih karena menjunjung produk Bali serta memberdayakan masyarakat serta kearifan dan sumberdaya (termasuk SDM) lokal sekitar.

Selain seminar, akan diadakan juga lokakarya pada 5 dan 6 September 2019 yang bertujuan untuk melatih LSM lokal tentang bagaimana cara terlibat secara profesional dan efektif dalam bermitra dengan sektor swasta dan pemerintah. Lokakarya ini akan dipimpin oleh instruktur dari Universitas Trisakti MM-Sustainablity.



Sumber: BeritaSatu.com