Sumber Energi Serahkan PLTS Rooftop ke ITB

Sumber Energi Serahkan PLTS Rooftop ke ITB
Papan panel surya sebagai energi listrik yang digunakan Pabrik PT Aqua Ciherang, Caringin, Kabupeten Bogor, Selasa 10 April 2018. ( Foto: Beritasatu.com/Vento Saudale )
Rangga Prakoso / FMB Sabtu, 7 September 2019 | 10:49 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - PT. Sumber Energi Sukses Makmur (SESM) melakukan serah terima Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Rooftop kapasitas 10KWp kepada Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM) Institut Teknologi Bandung (ITB). Serah terima ini merupakan bagian dari kerja sama kedua belah pihak dengan dalam rangka kegiatan research and development pada bidang solar module dan energy intermittent.

Penyerahan PLTS berlangsung di Kampus ITB pada 5 September kemarin itu dihadiri oleh Direktur Utama SESM Zulfian Mirza dan Prof. Sri Widiyantoro, M.sc., Ph.D selaku Dekan Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan ITB.

"Kita berharap dengan pemikiran ataupun bentuk kerja sama ini bisa menggugah mahasiswa terlebih pada dosen peneliti dari prodi metalurgi untuk lebih melihat lebih dalam potensi EBT yang ada di Indonesia," kata Zulfian dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (7/9/2019).

Sri dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas penyerahan PLTS tersebut dan kerja sama yang telah terjalin sejauh ini. Pihaknya pun berharap langkah SESM dalam mendukung sinergi dengan dunia akademi bisa diikuti juga oleh perusahaan lain.

SESM dan FTTM - ITB melakukan penandatanganan Memorandum of Agreement pada April lalu, menandai sinergi universitas dengan pelaku industri energi baru terbarukan.

Zulfian menjelaskan langkah ini sebagai bagian dari kontribusi perseroan mendukung program pemerintah yang hendak meningkatkan porsi EBT dalam bauran energi nasional. SESM tengah mengembangkan proyek PLTS di Indonesia yang salah satu aplikasinya dapat memanfaatkan lahan bekas tambang yang tidak produktif sebagai area operasinya. Dengan ini, perusahaan tambang bisa turut terlibat dalam peningkatan kapasitas EBT dalam bauran energi nasional. Selain itu, perusahaan tambang juga akan memiliki peluang memanfaatkan lahan bekas tambang mereka yang tidak produktif untuk menjadi ladang energi.

SESM bersama FTTM-ITB rencananya bakal menjajaki peluang produksi photovoltaic lokal (local PV) di masa depan. Menekan intermittent penyerapan tenaga matahari pada PV panel dan mengembangkan fungsi storage agar dapat menyimpan energi sinar matahari.

"Kerjasama ini akan memberikan dampak besar tak hanya pada sektor industri semata, melainkan juga pada penguatan kompetensi sumber daya manusia di bidang EBT yang datang dari ITB," kata Zulfian yang juga merupakan anggota Advisory Board program studi Teknik Metalurgi-ITB periode 2018-2023.



Sumber: BeritaSatu.com