BPK RI Gelar Pelatihan Audit Kehutanan Internasional Menggunakan Teknologi

BPK RI Gelar Pelatihan Audit Kehutanan Internasional Menggunakan Teknologi
Ketua BPK RI saat memberi sambutan pada pembukaan pelatihan audit kehutanan internasional ke-6 di Jakarta. ( Foto: BPK.GO.ID )
Bonifacius Jaka / BON Rabu, 18 September 2019 | 14:02 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia bersama Kelompok Kerja Audit Lingkungan (Working Group on Environmental Audit/WGEA), dan Organisasi Badan Pemeriksa Keuangan Internasional (International Organisation Supreme Audit Institutions/INTOSAI), menggelar Pelatihan Audit Kehutanan Internasional ke-6. Menurut Ketua BPK Moermahadi Soerja Djanegara, pelatihan kali ini menekankan manfaat teknologi pada audit kehutanan. Teknologi yang dimaksud adalah geospasial.

BPK menilai teknologi seperti teknik geospasial dapat digunakan untuk membantu pelaksanaan audit kehutanan dalam mengumpulkan dan menganalisa bukti audit yang diperoleh. Hal tersebut disampaikan Ketua BPK dalam sambutannya saat membuka pelatihan di Badan Diklat Pemeriksaan Keuangan Negara (PKN) Jakarta, Senin (16/9).

Selain Ketua BPK, acara pelatihan tersebut juga dihadiri Wakil Ketua BPK Bahrullah Akbar, serta para pejabat struktural di lingkungan BPK. Pelatihan ini diikuti 27 peserta dari 12 negara, yakni Brunei Darussalam, Kamerun, Eropa, Indonesia, Kenya, Laos, Nepal, Saudi Arabia, Sudan, Kepulauan Solomon, Thailand, dan Tanzania.

Pelatihan digelar dengan metode pembelajaran di kelas dan praktek langsung di lapangan. Di situ, para peserta pelatihan dididik cara mengumpulkan bukti audit menggunakan teknik geospasial. Selain itu, para peserta juga diajak menanam pohon di lapangan Badan Diklat PKN, sebagai salah satu program penghijauan di lingkungan kantor.

Dalam acara pelatihan tersebut, Anggota II BPK Agus Joko Pramono juga turut hadir sebagai salah satu narasumber. Agus Joko Pramono menjelaskan Audit Kehutanan dalam Perspektif Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Forestry Audit with Sustainable Development Goals Perspective).

Lebih jauh, kegiatan ini adalah implementasi komitmen BPK di INTOSAI WGEA untuk menyosialisasikan materi pelatihan audit kehutanan kepada negara-negara anggota INTOSAI WGEA.



Sumber: BeritaSatu.com