Pembasahan Lahan Gambut Prioritas Utama Cegah Karhutla
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Pembasahan Lahan Gambut Prioritas Utama Cegah Karhutla

Jumat, 27 September 2019 | 11:00 WIB
Oleh : Ari Supriyanti Rikin / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Solusi permanen diperlukan jika tidak ingin kebakaran hutan dan lahan (karhutla) berulang. Pencegahan dengan tetap menjaga gambut tetap basah harus dijadikan prioritas selain terus dilakukannya penegakan hukum.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo mengatakan, karena karhutla adalah ancaman permanen, maka solusinya juga harus permanen.

"Seluruh daerah pejabat harus memiliki perhatian bahwa gambut kodratnya harus basah dijaga dan dipertahankan. Kondisi gambut yang kering akan mudah sekali dibakar," katanya dalam konferensi pers Antisipasi Karhutla Berlanjut di Graha BNPB, Jakarta, Kamis (26/9/2019).

Kodrat gambut memang basah, maka dulu disebut rawa gambut. Namun kenyataannya kini semua debit air berkurang, ditambah lagi ada kemarau panjang.

Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) di tahun 2019 terjadi El Nino lemah. Doni menambahkan, cuaca di tahun 2019 tidak jauh berbeda dengan cuaca tahun 2015. Kekeringan terjadi hampir di seluruh wilayah gambut.

"Gambut yang kering ini sama saja seperti batu bara muda. Jika terbakar ibarat membakar batu bara hanya saja kualitasnya rendah. Pemadaman water bombing atau teknologi modifikasi cuaca (TMC) untuk mendapatkan hujan buatan hanya bersifat sementara," paparnya.

Kedalaman gambut Indonesia beragam bahkan hingga 20 meter. Jika kondisi gambut dikeringkan, kemudian dibakar, maka ruas atas bisa saja padam tetapi di dalamnya masih membara. Bahkan laporan di lapangan menyebutkan, ada yang tujuh hari belum padam. Upaya penanganan karhutla juga sebaiknya tidak hanya bersandar pada pemerintah pusat.

Sejak Februari 2019, pemerintah pusat pun sudah melakukan sosialisasi terkait kerentanan karhutla. Namun sekali lagi Doni menegaskan, saat ini bukan saatnya menyalahkan satu sama lain tetapi fokus pada pemadaman api.

Belajar dari karhutla yang terjadi saat ini tambahnya, menjelang musim hujan upaya pencegahan karhutla di gambut harus dilakukan. Pejabat di daerah juga harus berpikir bagaimana agar air di kanal-kanal itu tidak lepas tapi bisa membasahi gambut. Dengan begitu, saat musim kemarau tiba kondisi air gambut tetap basah di level yang ditetapkan sesuai aturan, yakni sedalam 40 centimeter dari atas permukaan tanah.

"Kebakaran memang tidak mungkin nol tapi bisa kita kurangi," ucapnya.

Adanya aktivitas di masyarakat lokal yang diatur di dalam UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup yang memperbolehkan pembakaran lahan 2 hektare (ha) tidak bisa dilakukan sembarangan. Sebab, prosesnya harus mendapat persetujuan pemerintah daerah setempat hingga level kepala desa.

Mungkin saja saat aturan itu dibuat, kondisi air gambut tahun 2008-2009 masih tinggi. Namun kini, setelah 10 tahun kondisi gambut semakin kering. Semangat undang-undang ini lanjutnya, adalah untuk membuka ruang kearifan lokal bagi petani daerah yang tidak punya teknologi untuk membuka lahan. Namun membakar tidak bisa sembarangan dilakukan karena harus ada izin dari gubernur, bupati, camat hingga kepala desa.

Oleh karena itu petani perlu disentuh dengan pendekatan agar tidak lagi membuka lahan dengan membakar. Bahkan, mereka sebaiknya diberi alternatif tanaman lokal yang bisa memiliki nilai ekonomi tinggi sekaligus membuat gambut basah. Budidaya ikan juga bisa dilakukan.

BNPB juga sudah bekerja sama dengan Dewan Masjid Indonesia agar para tokoh agama bisa memberi pesan pada umatnya untuk menjaga keseimbangan hubungan dengan alam. Selain itu, BNPB juga melakukan edukasi bencana sejak dini.

"Tanpa adanya kerja sama dan kepedulian pemerintah kabupaten kota dan dan kepala desa rasanya sulit untuk menekan dan menihilkan karhutla. Keterlibatan perguruan tinggi juga sangat penting sesuai panggilan tri darma perguruan tinggi. Harapannya bisa terhindar dari karhutla tiap tahun," ungkap Doni.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Muhadjir: Keselamatan Korban Semeru Prioritas Utama

Menko PMK Muhadjir Effendy menegaskan keselamatan jiwa para korban erupsi Gunung Semeru menjadi prioritas utama.

NASIONAL | 6 Desember 2021

Jangkau Daerah Terpencil, Smart Aviation Beli Pilatus PC-6

Smart Aviation membeli pesawat legendaris Pilatus PC-6 Porter untuk membantu pemerintah Indonesia dalam menghubungkan daerah-daerah terpencil di Tanah Air.

NASIONAL | 6 Desember 2021

Pakai Trail, Kepala BNPB Tinjau Lokasi Terdampak Semeru

Kepala BNPB Suharyanto meninjau lokasi terdampak awan panas guguran Gunung Semeru dengan menggunakan sepeda motor trail.

NASIONAL | 6 Desember 2021

Selangkah Lagi Novel Baswedan Dkk Jadi ASN Polri

Menghadiri Sosialisasi Perpol Nomor 15 Tahun 2021, Novel Baswedan dan kawan-kawan selangkah lagi akan menjadi ASN Polri.

NASIONAL | 6 Desember 2021

Di Rakor APH KPK, Mahfud Serukan Bangun Budaya Antikorupsi

Mahfud MD mengajak seluruh aparat penegak hukum (APH) untuk mendukung penguatan budaya antikorupsi, seperti yang menjadi tema dalam peringatan Hari Anti-Korupsi Sedunia (Hakordia) tahun 2021 ini. 

NASIONAL | 6 Desember 2021

BNPB: 15 Meninggal dan 27 Hilang Akibat Erupsi Semeru

BNPB melaporkan jumlah korban meninggal dunia akibat erupsi Gunung Merapi sebanyak 15 orang.

NASIONAL | 6 Desember 2021

Didakwa Suap Eks Penyidik KPK, Azis Tak Ajukan Keberatan

Azis Syamsuddin tak mengajukan nota keberatan atau eksepsi setelah didakwa menyuap eks penyidik KPK, Stepanus Robin Pattuju.

NASIONAL | 6 Desember 2021

Khofifah Tegaskan Sistem Peringatan Dini Sudah Berjalan

"Proses early warning system sebetulnya sudah berjalan. Warga sekitar, juga telah berusaha untuk melakukan evakuasi dini," jelas Khofifah.

NASIONAL | 6 Desember 2021

Jalan Tol Seksi IV Makassar Berlakukan Tarif Baru

Penyesuaian tarif di Jalan Tol Seksi IV Makassar akan diberlakukan mulai 15 Desember 2021 pukul 00.01 WITA.

NASIONAL | 6 Desember 2021

Jokowi: Jadilah Trendsetter Bukan Follower

Jokowi meminta jajaran Pengurus Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) harus memiliki watak trendsetter (pencipta tren) bukan follower (pengikut).

NASIONAL | 6 Desember 2021


TAG POPULER

# Mahasiswi Bunuh Diri


# Kasus Anak Ahok


# Kereta Api Tabrak Angkot


# Marcus/Kevin


# Jokowi 3 Periode



TERKINI
Kompolnas: Hasil Survei Jangan Buat Terlena

Kompolnas: Hasil Survei Jangan Buat Terlena

NASIONAL | 3 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings