Sampah Plastik Juga Bisa Membunuh Terumbu Karang

Sampah Plastik Juga Bisa Membunuh Terumbu Karang
Terumbu karang tertutup sampah plastik ( Foto: The Conversation Id )
Winda Ayu Larasati / WIN Kamis, 17 Oktober 2019 | 15:53 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Terumbu karang merupakan tempat berlindung dan berkembang biak bagi 25 persen spesies laut di dunia. Terumbu karang juga berperang mengurangi polusi lautan, namun hal ini minim perhatian.

Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam majalah Science tahun 2018, peneliti terumbu karang Universitas Hasanuddin, Makassar Jamaluddin Jompa mengatakan terumbu karang yang tertutup oleh plastik bisa mati karena tidak mendapatkan sinar matahari untuk bertumbuh.

Selain itu, karang lainnya akan terinfeksi oleh karang yang mati akibat tertutup plastik.

Adapun penyakit karang lainnya yakni pemutihan (bleaching), sabuk hitam (black band disease) dan sabuk putih (white band disease).

Jompa mengatakan pemerintah Indonesia telah berupaya melindungi ekosistem laut dengan menetapkan area perlindungan laut atau marine protected areas (MPAs) yang memiliki luas sekitar 20 juta hektare.

Namun, jumlah area yang dilindungi belum sebanding dengan hasilnya. Hal itu disebabkan oleh pemisahan kewenangan di pemerintahan berdasarkan UU No 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Konsekuensinya, pemerintah kabupaten belum maksimal mengelola area laut karena sumber daya manusia yang terbatas.

Laporan terbaru dari Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) tentang lautan dan kriosfer, sebuah badan yang terdiri para ilmuwan iklim dari seluruh dunia di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa, menyatakan memanasnya Bumi akibat kegiatan manusia membuat es di laut meleleh lebih cepat dari yang diperkirakan.

Perlindungan pada terumbu karang menjadi sangat penting untuk dilakukan, untuk menyelamatkan laut kita.



Sumber: The Conversation, Science, IPCC